-
Hukrim

Sebulan, Call Center 112 Palangka Raya Tangani 95 Aduan

285
×

Sebulan, Call Center 112 Palangka Raya Tangani 95 Aduan

Sebarkan artikel ini
Plt Kadisdamkarmat Urianinu Napulangit
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Layanan darurat Call Center 112 milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya semakin dipercaya masyarakat. Sepanjang Juni 2026, petugas menangani 95 laporan, dengan mayoritas bukan kebakaran, melainkan evakuasi ular, sarang tawon, hingga berbagai aksi penyelamatan lainnya.

Data Disdamkarmat menunjukkan, dari total 95 aduan yang diterima, 61 laporan atau sekitar 64 persen merupakan kasus non-kedaruratan. Sementara 34 laporan lainnya tergolong keadaan darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

Plt Kepala Disdamkarmat Palangka Raya Urianinu Napulangit, mengatakan seluruh laporan yang masuk melalui Call Center 112 langsung ditindaklanjuti sesuai standar operasional prosedur (SOP). Setiap laporan diteruskan kepada regu piket dan, bila diperlukan, dikoordinasikan dengan instansi terkait.

“Seluruh laporan telah ditindaklanjuti sesuai SOP dan berkoordinasi dengan regu piket serta instansi terkait untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” ujarnya kepada Tabengan, Senin (6/7/2026).

Pada kategori kedaruratan, kebakaran masih menjadi kasus terbanyak dengan 13 kejadian. Selain itu, petugas juga menangani tiga laporan orang sakit yang memerlukan bantuan darurat dan satu kecelakaan lalu lintas.

Namun, beban pelayanan terbesar justru berasal dari laporan non-kedaruratan. Evakuasi sarang tawon mendominasi dengan 23 kejadian, disusul 22 evakuasi ular yang masuk ke permukiman warga.

Tak hanya itu, petugas juga melakukan evakuasi satu musang, satu kucing, satu biawak, serta menangani 31 laporan lainnya yang meliputi berbagai bentuk bantuan kemanusiaan maupun penanganan teknis sesuai tugas dan fungsi Disdamkarmat.

Menurut Urianinu, tingginya laporan penyelamatan satwa menunjukkan peran petugas pemadam kebakaran kini jauh lebih luas dibanding sekadar memadamkan api.

“Layanan Call Center 112 bukan hanya menerima laporan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi yang memerlukan pertolongan cepat. Karena itu kami selalu menyiagakan personel selama 24 jam agar setiap laporan dapat segera ditangani,” katanya.

Disdamkarmat juga mencatat tren peningkatan pemanfaatan layanan Call Center 112 sepanjang semester pertama 2026. Pada Januari tercatat 78 laporan, Februari 82 laporan, Maret 85 laporan, April 87 laporan, kemudian meningkat menjadi 95 laporan pada Mei dan tetap berada di angka yang sama pada Juni.

Stabilnya jumlah pengaduan dalam dua bulan terakhir dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kedaruratan terpadu milik Pemerintah Kota Palangka Raya.

Meski demikian, kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi Disdamkarmat untuk terus meningkatkan kesiapan personel, armada, serta sistem komunikasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, profesional, dan efektif.

Urianinu menegaskan pihaknya akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus mengingatkan masyarakat agar menggunakan layanan Call Center 112 secara bertanggung jawab.

“Kami berharap masyarakat memanfaatkan Call Center 112 dengan bijak dan tidak melakukan laporan palsu, sehingga petugas dapat memberikan respons maksimal kepada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan,” pungkasnya. dte/fwa-red

-
-
-