-
Hukrim

‎Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Rumah Jalan Manyar VIII  Terbakar

200
×

‎Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Rumah Jalan Manyar VIII  Terbakar

Sebarkan artikel ini
0-3840x2174-0-0#
-

Tim gabungan Pemadam kebakaran saat melakukan pendinginan pasca kebakaran yang menghanguskan satu buah rumah di jalan Manyar VIII.FOTO TABENGAN.M.ADE

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di kawasan padat penduduk di Jalan Manyar VIII, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Senin (6/7/2026) siang. Peristiwa di siang bolong itu sontak membuat warga panik.

‎Salah seorang saksi mata, Ahmad Muhajir (37), mengatakan dirinya pertama kali mengetahui kebakaran saat sedang beristirahat siang. Ia mengaku diberi tahu oleh adiknya yang hendak berangkat mengajar mengaji bahwa rumah di seberang tempat tinggal mereka mengeluarkan api.

‎‎”Saat saya keluar untuk mengeluarkan sepeda motor, api masih terlihat kecil di bagian kanan atas rumah. Tidak lama kemudian kobaran api membesar dengan sangat cepat,” ujarnya.

‎Menurut Muhajir, titik api diduga berasal dari bagian loteng depan rumah yang digunakan sebagai tempat menjemur pakaian. Di lokasi tersebut terdapat tumpukan pakaian bekas dan sejumlah barang mudah terbakar sehingga api dengan cepat merambat ke seluruh bagian atap rumah.

‎Melihat kobaran api semakin membesar, Muhajir segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Kurang dari 10 menit kemudian, armada pemadam tiba di lokasi. Namun, saat itu api sudah membakar sebagian besar bangunan hingga menyebabkan plafon rumah ambruk.

‎‎Ia juga mengungkapkan sempat diminta anak pemilik rumah untuk masuk mengambil telepon genggam yang berada di dalam rumah. Namun, karena khawatir terhadap keselamatan, ia memilih tidak mengambil risiko.

‎”Api sudah mulai membesar, jadi saya tidak berani masuk. Saya minta anak tersebut menggunakan telepon saya saja untuk menghubungi orang tuanya,” katanya.

‎‎Sementara itu, Pembina BPK Kamboja, Sucipto, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 13.55 WIB. Saat kejadian, anak pemilik rumah yang berada seorang diri di dalam rumah menyadari adanya kebakaran setelah mendengar benda jatuh dari bagian loteng.

‎”Dugaan sementara, api berasal dari loteng bagian depan yang dijadikan tempat jemuran. Di sana terdapat banyak pakaian kering sehingga api cepat merambat ke atap dan kemudian menjalar ke bagian bawah rumah,” jelasnya.

‎‎Sucipto mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting atau arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara oleh tim Inafis Kepolisian.

‎‎”Untuk dugaan sementara memang mengarah ke arus pendek listrik. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” ujarnya.

‎Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah, Syamsul Huda (47), diketahui sedang bekerja di luar rumah bersama istrinya. Sementara anak mereka berada di rumah dan berhasil menyelamatkan diri.

‎‎Rumah yang terbakar diketahui hanya satu unit, sedangkan beberapa bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan ringan akibat rembetan api.

‎Berdasarkan pendataan sementara, nilai kerugian material diperkirakan mencapai sekitar ratusan juta rupiah, terdiri atas bangunan rumah serta harta benda di dalam rumah. Seluruh barang berharga di dalam rumah dilaporkan tidak sempat diselamatkan saat api berkobar. mak/fwa-red.

‎

 

 

 

 

 

 

-
-
-