KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Dukungan dunia usaha terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia terus mengalir. Salah satunya ditunjukkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kapuas, Supenpri, dengan menyetorkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp143 juta ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, Senin (8/6/2026).
Penyetoran BPHTB tersebut merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban administrasi pembangunan perumahan yang mendukung percepatan realisasi program penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Selain itu, pembayaran tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kapuas.
Ketua Kadin Kapuas, Supenpri, menegaskan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan perumahan yang berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Program 3 Juta Rumah merupakan langkah nyata pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat. Kadin Kapuas mendukung penuh program ini melalui kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk penyelesaian kewajiban BPHTB,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci agar target pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat tercapai secara optimal dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Kapuas, Yaya, mengapresiasi langkah yang dilakukan Kadin Kapuas. Menurutnya, penyetoran BPHTB sebesar Rp143 juta tersebut menjadi contoh kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban perpajakan daerah sekaligus bentuk dukungan terhadap program strategis nasional.
“Kontribusi ini tidak hanya mendukung pembangunan perumahan, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan PAD yang nantinya digunakan kembali untuk mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Melalui Program 3 Juta Rumah, pemerintah menargetkan pengurangan backlog perumahan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor konstruksi dan properti. Dukungan dunia usaha, seperti yang ditunjukkan Kadin Kapuas, diharapkan dapat mempercepat realisasi program tersebut serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.hr/redgie











