PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan rencana pembentukan program Staf Khusus (Stafsus) bagi kalangan muda tidak lagi menggunakan skema tersebut. Sebagai gantinya, pemerintah akan meluncurkan program Kalteng Future Leader yang dikemas dalam bentuk program magang untuk memberikan ruang kepada generasi muda berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng M. Reza Prabowo mengatakan, perubahan konsep tersebut dilakukan setelah pemerintah mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari dasar hukum hingga regulasi yang berlaku.
Menurutnya, penggunaan istilah Staf Khusus dinilai kurang tepat karena struktur pemerintahan telah memiliki mekanisme dan jabatan yang jelas. Oleh sebab itu, program tersebut diubah menjadi wadah pembinaan sekaligus partisipasi bagi mahasiswa dan pemuda Kalteng.
“Kemarin kan kita harus pikirkan segala sesuatunya, dasar hukum, regulasinya. Makanya nanti itu terkait dengan Stapsus namanya kita ubah menjadi Kalteng Future Leader,” kata Reza, di Palangka Raya, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut akan berjalan layaknya program magang. Namun, tujuan utamanya bukan sekadar memberikan pengalaman kerja, melainkan membuka ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan terlibat dalam proses pembangunan di Kalteng.
“Jadi kita kayak program magang saja. Karena kalau pakai Stafsus, mohon maaf, pemerintahan sudah punya struktur. Tapi maksud Pak Gubernur adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk berkontribusi terhadap pemerintah di Kalimantan Tengah, kabupaten maupun kota,” ujarnya.
Melalui program itu, peserta nantinya akan ditempatkan dalam sistem yang telah disiapkan pemerintah. Mereka dapat memberikan berbagai masukan sesuai bidang keilmuan masing-masing, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga sektor pembangunan lainnya.
“Nanti anak-anak yang magang ini sudah kita buatkan sistemnya, sehingga kalau ada saran dan masukan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lain-lain, semuanya bisa kita himpun,” jelas Reza.
Lebih lanjut, Reza mengungkapkan keterlibatan para peserta tidak hanya berlangsung dalam jangka pendek. Sesuai arahan Gubernur Kalteng, mahasiswa dan pemuda akan terus dilibatkan sebagai mitra pemerintah selama masa kepemimpinan Gubernur.
“Pak Gubernur sangat luar biasa perhatiannya dengan para pemuda yang ada di Kalimantan Tengah. Bahkan beliau ingin sampai masa akhir kepemimpinan beliau, rekan-rekan mahasiswa ini selalu kita libatkan dan selalu kita mintai saran masukannya. Karena mereka akademisi, mereka juga sambil belajar, dan segala informasi yang sampai kepada mereka supaya cepat juga sampai kepada kita di pemerintah,” tuturnya.
Terkait waktu pelaksanaan, Reza memastikan seluruh persiapan program pada prinsipnya telah rampung. Saat ini pemerintah hanya tinggal mengumumkan pelaksanaannya kepada masyarakat.
“Untuk hal ini sudah selesai, tinggal diumumkan saja,” katanya.
Ia pun memastikan peluncuran Kalteng Future Leader akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Segera-segera,” pungkas Reza. ldw/ded-red











