KASONGAN/TABENGAN.CO.ID – Cuaca panas di musim kemarau saat ini rupanya mulai berdampak terhadap Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kasongan dan sekitarnya pada khususnya dan di Kabupaten Katingan pada umumnya.
“Karena, berdasarkan Air Quality Monitoring System atau Air Quality Monitoring Station (AMS) yang kami miliki, sekitar pukul 08.00 wib pada hari ini, nilai ISPU menunjukkan ke angka 105” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan Yobie Sandra, yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Rabu siang (29/7), di ruang kerjanya.
Jika ISPU mencapai 105 tersebut menurut Yobie berarti udara di Kasongan dan sekitarnya sudah masuk dalam katagori tidak sehat.
“Hal ini sesuai pula dengan standar resmi dari Kementerian Lingkungan Hudup dan Kehutanan (Kemen LHK), tentang nilai ISPU dengan kisaran antara 101 hingga 200 dinyatakan sebagai udara yang mulai merugikan kesehatan manusia,” terangnya, seraya menyebutkan ketentuan katagori ISPU, diantaranya 0 hingga 50 katagori baik, 51 hingga 100 katagori sedang dan 101 hingga 200 katagori tidak sehat.
Dengan nilai ISPU 105 di Kasongan dan sekitarnya saat ini menurutnya, bukan saja merugikan kesehatan pada manusia, tapi juga hewan dan tumbuh-tumbuhan, utamanya bagi kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia dan penderita penyakit pernapasan (asma).
“Dengan kondisi seperti ini, kurangi aktivitas di luar rumah/ruangan. Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah atau di ruangan terbuka, sebaiknya menggunakan masker,” imbaunya, seraya menyarankan masker yang dipakai dengan masker ukuran standar. Sehingga debu bisa tersaring dengan baik dan tidak masuk ke dalam mulut serta hidung.
Menjawab pertanyaan media, dirinya menjelaskan bahwa saat ini merupakan kemarau Godzilla ekstrem, yaitu kemarau yang cukup panjang yang dimulai sejak April 2026 yang lalu hingga sekarang. Namun diantara April hingga Juni 2026 yang lalu masih ada turun hujan. “Tapi, selama bulan Juli 2026 ini, nyaris tidak turun hujan,” tuturnya.
Kalau dari BMKG, lanjutnya, mengatakan bahwa kemarau saat ini adalah kemarau moderat, maksudnya bukan benar-benar kemarau, tapi kemarau yang suatu saat ada juga turun hujan. Sedangkan yang disebut Gozila, lantaran waktu kemaraunya cukup panjang. Prediksinya kemarau tahun 2026 dan akan berlanjut hingga di bulan November 2026 yang akan datang.
Kendati tingkat ISPU saat ini naik menjadi 105, namun dari hari ke hari tidak berarti terus bertambah naik, tapi bisa juga turun atau kadang naik dan kadang bisa juga turun (berfluktuasi). Intinya, berubahnya nilai ISPU tidak hanya hitungan hari saja, tapi dalam hitungan menit bisa berubah. “Contohnya pada hari ini sekitar pukul 08.00 wib tingkat ISPU sekitar 105, dan pada pukul 10.00 wib turun menjadi 95” sebutnya, seraya berharap ISPU di daerah kita ini dari hari ke hari bisa menurun. dar/rca-red











