-
PEMPROV KALTENG

Kolaborasi Dalkarhutla, TNI, dan Polri Cegah Karhutla Meluas

115
×

Kolaborasi Dalkarhutla, TNI, dan Polri Cegah Karhutla Meluas

Sebarkan artikel ini
KOLABORASI- Tim Brigdalkarhut KPHP Kapuas Tengah Unit XI bersama Brigdalkarhut KPHP Kapuas Hulu berhasil memadamkan karhutla di Kecamatan Timpah, Selasa (4/8/2026).FOTO HUMAS DIHUT KALTENG
-
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, direspon cepat oleh tim gabungan. Tidak saja sukses memadamkan api, tim terus berjuang sekuat tenaga, agar api tidak meluas.
Tim Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhut) KPHP Kapuas Tengah Unit XI, bersama Brigdalkarhut KPHP Kapuas Hulu ,berhasil memadamkan karhutla seluas sekitar 3 hektare di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Selasa (4/8/2026).
Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng), Agustan Saining, mengatakan, lokasi kebakaran terjadi di lahan gambut berpasir. Setelah menerima laporan, tim Dalkarhutla bersama TNI dan Polri langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak meluas.
“Petugas bergerak cepat begitu menerima informasi adanya kebakaran. Berkat kerja sama seluruh tim, api berhasil dipadamkan secara menyeluruh,”ucapnya.
Dalam proses pemadaman, tim menggunakan satu unit mesin waterax, satu selang isap, 8 selang panjang, satu truk tangki Hino milik Dalkarhutla, satu mobil kobong, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
“Upaya pemadaman sempat terkendala karena tidak adanya sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman,” tambahnya.
Meski menghadapi keterbatasan sumber air, seluruh personel tetap berupaya maksimal hingga api benar-benar padam dan tidak menyebar ke area lain.
“Dishut Kalteng terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” lanjutnya.
Langkah tersebut penting, untuk mencegah terjadinya karhutla, terutama di tengah musim kemarau.
“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat segera ditangani sebelum meluas,”ungkapnya.ded-red
-
-
-