PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO,ID – Setelah pencarian selama 2 hari, akhirnya Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Punasah (35), warga Jalan Nangka, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Arut.
Dimana korban ditemukan pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 10.40 WIB. Jasad korban ditemukan di arah hilir Sungai Arut, sekitar 1,8 kilometer dari lokasi awal dirinya dilaporkan tenggelam.
Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi, mengatakan korban ditemukan setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Arut. Korban selanjutnya dievakuasi dari perairan.
“Tim SAR Gabungan menemukan korban pada Rabu pukul 10.40 WIB. Posisi korban berada di arah hilir sungai, sekitar 1,8 kilometer dari lokasi awal,” kata Mahdi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, Punasah diketahui sedang beraktivitas di sekitar pinggir Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan.
Korban diduga terjatuh ke sungai dan kemudian terseret arus hingga tenggelam. Setelah kejadian itu dilaporkan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dan memperluas area pencarian ke arah hilir. Upaya tersebut terus dilakukan hingga memasuki hari kedua operasi SAR.
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, petugas akhirnya menemukan korban sekitar 1,8 kilometer dari titik awal kejadian. Namun, Punasah ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Jasad korban kemudian dievakuasi dari sungai dan dibawa ke RSUD Sultan Imaduddin Pangkalan Bun untuk proses penanganan medis lebih lanjut.
Setelah proses di rumah sakit selesai, korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pencarian. Menurutnya, kerja sama seluruh unsur menjadi bagian penting hingga korban berhasil ditemukan.
“Dengan ditemukannya korban dan telah diserahkan ke pihak rumah sakit, maka operasi SAR secara resmi ditutup,” ujar Alit.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, Marnit Polairud Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Barat, Polsek Arut Selatan, Koramil 1014-01/Arut Selatan, masyarakat sekitar serta pihak keluarga korban. (yulia /jsi-red)











