-
PENDIDIKAN

PJJ SMA/SMK Kalteng Masih Berlanjut, Kadisdik Reza: Tunggu Kualitas Udara Benar-benar Aman

271
×

PJJ SMA/SMK Kalteng Masih Berlanjut, Kadisdik Reza: Tunggu Kualitas Udara Benar-benar Aman

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng M Reza Prabowo. FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah yang terdampak kondisi kualitas udara masih tetap berlangsung. Surat Edaran (SE) terkait pelaksanaan PJJ hingga kini belum dicabut.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng M. Reza Prabowo menegaskan, meskipun sejumlah satuan pendidikan, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya, telah mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), kebijakan tersebut belum berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalteng.

Menurut Reza, untuk jenjang SMA dan SMK, proses pembelajaran masih dilaksanakan secara jarak jauh sebagai langkah kehati-hatian terhadap kondisi kualitas udara.

“Untuk sementara Surat Edaran terkait PJJ belum dicabut. PJJ masih berlangsung untuk sekolah-sekolah yang terdampak,” tegas Reza, di Palangka Raya, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan PTM yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tidak serta-merta menjadi dasar bagi sekolah jenjang SMA dan SMK untuk kembali melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.

Pasalnya, kewenangan pengelolaan SMA dan SMK berada pada Pemerintah Provinsi. Karena itu, Disdik Kalteng masih mempertimbangkan faktor keselamatan dan kesehatan peserta didik sebelum memberikan keputusan untuk menghentikan PJJ.

“Walaupun Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, khususnya, sudah melaksanakan PTM, untuk tingkat SMA dan SMK masih tetap PJJ,” ujar Reza.

Reza menegaskan, keputusan tersebut akan dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara. Menurutnya, pembelajaran tatap muka baru dapat dilaksanakan kembali apabila kondisi udara dinilai sudah aman bagi peserta didik dan tenaga pendidik.

“Kita tetap melihat kondisi kualitas udara. Untuk SMA dan SMK, PJJ masih berlangsung sampai kualitas udara benar-benar sudah aman,” katanya.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan siswa.

Disdik Kalteng juga akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait pencabutan SE dan penerapan kembali PTM bagi sekolah yang masih terdampak.

“Untuk SMA/SMK kami menyesuaikan ISPUNET yang ada di aplikasi Huma Betang, bila berkurang otomatis pembelajaran terbatas, bila bertambah otomatis PJJ,” katanya.

Dengan demikian, meskipun sebagian sekolah di Palangka Raya telah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka, siswa SMA dan SMK yang berada di wilayah terdampak masih mengikuti pembelajaran secara jarak jauh hingga terdapat keputusan resmi dari pemerintah daerah dan kondisi kualitas udara dinyatakan aman.ldw/ded-red

 

-
-
-