-
DPRD KAPUAS

Yetty Prihatin Petani Kapuas Terdampak Kemarau Panjang

126
×

Yetty Prihatin Petani Kapuas Terdampak Kemarau Panjang

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kapuas Yetty Prihatin
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Yetty Indriana, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi para petani di Kabupaten Kapuas yang terdampak musim kemarau cukup panjang.

Menurutnya, kondisi cuaca yang berlangsung selama beberapa waktu terakhir memberikan dampak terhadap sektor pertanian dan perkebunan masyarakat. Sejumlah lahan pertanian dilaporkan mengalami penurunan hasil produksi, bahkan terdapat lahan yang mengalami gagal panen.

“Sepanjang musim kemarau ini, saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap para petani Kapuas. Musim kemarau yang cukup panjang membuat beberapa lahan pertanian dan perkebunan mengalami gagal panen. Hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, tidak seperti pada musim normal,” kata Yetty Indriana, Minggu (27/9/2026).

Ia mengatakan, dampak kemarau tidak hanya dirasakan petani padi, tetapi juga masyarakat yang mengembangkan berbagai tanaman hortikultura. Di sejumlah wilayah kecamatan, terdapat lahan persawahan yang hasil panennya kurang maksimal akibat kondisi cuaca dan ketersediaan air yang terbatas.

Selain tanaman padi, beberapa tanaman lain seperti sayur-mayur, cabai dan komoditas kebutuhan sehari-hari juga mengalami pertumbuhan yang kurang maksimal. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu mendapat perhatian karena dapat berpengaruh terhadap pendapatan petani sekaligus ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Yetty berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat melakukan pendataan terhadap lahan dan petani yang mengalami dampak kemarau. Data tersebut penting sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan maupun bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Ia juga mendorong agar bantuan kepada petani tidak hanya dilakukan ketika terjadi gagal panen, tetapi juga melalui langkah antisipasi. Di antaranya penyediaan sarana pendukung pertanian, pengelolaan sumber air, bantuan bibit yang sesuai dengan kondisi lahan serta pendampingan kepada petani.

“Petani merupakan salah satu penopang kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, kondisi mereka harus menjadi perhatian bersama. Kita berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga petani dapat kembali beraktivitas dan memperoleh hasil panen yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah, penyuluh pertanian dan kelompok tani perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat segera ditangani.

Dengan adanya perhatian dan langkah bersama, diharapkan sektor pertanian Kabupaten Kapuas tetap mampu bertahan menghadapi perubahan kondisi cuaca serta menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. hr-red

-
-
-