-
PEMKAB SERUYAN

DPRD Seruyan Dorong Perusahaan Salurkan Air Bersih dan Bantuan Kesehatan Saat Kemarau

17
×

DPRD Seruyan Dorong Perusahaan Salurkan Air Bersih dan Bantuan Kesehatan Saat Kemarau

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Anggota DPRD Seruyan, Stefani Berlina Magdalena.FOTO ISTIMEWA 
-

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– Kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air bersih serta munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Stefani Berlina Magdalena, meminta perusahaan turut mengambil peran membantu masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Menurut Stefani, perusahaan dapat berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, terutama untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Ya mudah-mudahan perusahaan ini ada inisiatif untuk mendistribusikan air bersih. Ya paling tidak di area-area yang memang masuk desa binaan dari perusahaan tersebut,” ujar Stefani.

Ia menilai dukungan tersebut dapat diarahkan kepada desa-desa yang mengalami kekurangan air bersih akibat banyaknya sumur warga yang mengering. Bantuan distribusi air dinilai dapat menjadi langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kemarau berlangsung.

Selain air bersih, Stefani juga mendorong perusahaan untuk memberikan dukungan terhadap masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat karhutla. Bantuan dapat berupa masker dan vitamin, khususnya bagi anak-anak sekolah maupun tenaga pendidik yang beraktivitas di sekitar wilayah perusahaan.

“Kemudian mungkin bisa mendistribusikan masker, vitamin, dan sebagainya untuk anak-anak sekolah atau guru-guru yang memang berada di area perusahaan,” tuturnya.

Stefani mengatakan kabut asap juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar dan pekerjaan sehari-hari. Meski kondisi asap di sebagian wilayah Dapil III dinilai tidak terlalu pekat, dampaknya tetap dirasakan masyarakat.

“Belum lagi sekarang karena karhutla, jadi beberapa tuh banyak yang kena ISPA. Cuman di Dapil III itu karena memang posisinya agak di pinggir, jadi asapnya enggak terlalu seberapa. Cuman lumayan mengganggu juga kan beraktivitas,” ungkapnya.

Ia berharap perusahaan dapat memperkuat kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program CSR yang tepat sasaran, terutama selama masyarakat menghadapi dampak kemarau dan kabut asap.

“Paling tidak bantuan air bersih, masker dan vitamin itu bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.zul/jsi-red

 

 

 

-
-
-