-
PENDIDIKAN

WISUDA UNIVERSITAS TERBUKA PALANGKA RAYA-Prof Paken: Jadilah Entrepreneurship dan Ciptakan Lapangan Kerja

83
×

WISUDA UNIVERSITAS TERBUKA PALANGKA RAYA-Prof Paken: Jadilah Entrepreneurship dan Ciptakan Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini
JUMPA PERS- Pandiangan S.si, M.Si, bersama Ketua LPPM UT, Prof Dra Dewi Artati Padmo Putri MA, Ph.D, dan Direktur UT Palangka Raya, Hariyadi, SP, MP, menggelar jumpa pers terkait wisuda UT Palangka Raya, Sabtu (10/10/2026) di Palangka Raya. FOTO TABENGAN/DEDY
-
WISUDA-Universitas Terbuka (UT) Palangka Raya melaksanakan wisuda bagi 465 wisudawan untuk jenjang Paska Sarjana, Sarjana, dan Diploma, Sabtu (10/10/2026) di Hotel Bahalap, Palangka Raya. FOTO TABENGAN/DEDY

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Universitas Terbuka (UT) Palangka Raya melaksanakan wisuda bagi 465 wisudawan untuk jenjang Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma, Sabtu (10/10/2026) di Hotel Bahalap, Palangka Raya. Sebelum kegiatan wisuda, kegiatan dirangkai dengan pelaksanaan seminar terlebih dahulu pada Jumat (9/10/2026), dengan tema Cerdas Bermedia Sosial, Kuat Membangun Reputasi: Menjadi Lulusan Profesional, Beretika, dan Aman di Era Digital”.
Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi, Layanan Jarak Jauh dan Alumi, Prof. Paken Pandiangan, S.Si, M.Si, bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Terbuka (LPPM UT), Prof.Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D, dan Direktur UT Palangka Raya, Hariyadi, S.P., M.P, memimpin langsung prosesi wisuda.
Hadir pula sejumlah mitra dari UT Palangka Raya, yakni mewakili Kepala Kemenag Kalteng, Ahmadiansyah, M.Pd, perwakilan BI Palangka Raya, perwakilan perbankan, dan sejumlah perwakilan dari universitas.
Prof. Paken Pandiangan mengatakan, baru saja kita telah menyelesaikan acara Wisuda Universitas Terbuka Pelangka Raya, yang diikuti kurang lebih 465. Itu yang berasal dari 13 kabupaten dan satu kota di wilayah UT Pelangka Raya, Kalteng.
“Saya sampaikan, sesuai dengan tema wisuda, berkaitan dengan penempatan media sosial secara bijak,  kemudian kredibilitas lulusan, saya berharap lulusan kita hari ini ketika mereka sudah dilantik kembali ke instansi masing-masing,  mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh selama kurang 4-5 tahun di UT,” pesan Prof. Paken.
Prof. Paken menambahkan, harapannya, para wisudawan akan memberikan kontribusi yang terbaik, baik di instansi masing-masing maupun di keluarga dan masyarakat. Kedua, setelah selesainya mereka mengikuti wisuda, diharapkan, mereka juga tidak berhenti sampai disitu, tetapi dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yang dari diploma ke Sarjana, yang sudah sarjana tadi ke Magister,  kemudian yang lulusan Magister ke program Doktor.
Dari jumlah mahasiswa UT Palangka Raya sekitar 10 ribu lebih, kemudian kalau kita lihat dari lulusannya sekitar empat ratusan,  saya kira meningkat dari tahun ke tahun.
“Harapan kita nanti, seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa di UT Palangka Raya,  juga kita berharap para mahasiswa dapat menempuh perkuliahan dengan baik dan benar,  kemudian lulus tepat waktu dan memiliki nilai yang bagus, dan setelah itu mereka akan kembali ke instansi masing-masing yang sudah bekerja, ungkapnya.
Prof. Paken berharap, bagi yang belum bekerja, kiranya dapat menemukan pekerjaan dengan lebih baik sesuai bidang ilmunya,  terutama kita berharap mereka bisa menjadi entrepreneurship yang menciptakan lapangan kerja,  baik untuk dirinya maupun lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu,
Direktur UT Palangka Raya, Hariyadi, S.P, M.P, mengatakan, tema yang diangkat UT Palangka Raya tentang media sosial, dan bijak menjalankan media sosial ini,  tentu sangat erat sekali dengan kebutuhan UT dan daya jangkau UT.
“Media sosial ini di tengah-tengah kehidupan masyarakat,  terutama sekali alumni kami dan seluruh mahasiswa UT. Media sosial itu bisa saja seperti pisau bermata dua. Mata sebelahnya itu bisa menjadi hal yang positif,  yang tentu bisa dilakukan dengan pengembangan diri, usaha dan segala macamnya,” ucapnya.
Namun di sisi lain, ancaman sisi negatifnya juga luar biasa. Oleh karena itu, harapan kami kepada alumni kami yang wisuda ini, mudah-mudahan mereka bijak bermedia sosial. Dan tentu saja dari fenomena ini ada 465 wisudawan,  itu menunjukkan pembelajaran terbuka dan jarak jauh itu cukup digemari oleh masyarakat.
Ini sangat relevan sekali, kata Hariyadi, karena dengan kondisi alam dan wilayah Kalteng yang relatif 3T,  juga ternyata pembelajaran jarak jauh itu sangat diminati.
“Kami juga terus sampai ke pelosok-pelosok untuk mengabarkan ini dengan catatan,  tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak berkuliah,  karena satu-satunya yang akan menjadikan negara kita baik,  negara kita maju dan sejahtera hanyalah melalui pendidikan,” pungkasnya.ded-red

 

 

-
-
-