-
Hukrim

Tinggal Sebatang Kara, Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas di Barak

28
×

Tinggal Sebatang Kara, Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas di Barak

Sebarkan artikel ini
TEMUAN-Petugas mengevakuasi jenazah pria berinisial S (60) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar barak di Jalan Gumarak, Kota Palangka Raya, Selasa (20/10/2026) malam. FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Warga di kawasan Jalan Gumarak, Kota Palangka Raya, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berinisial S (60) yang meninggal dunia di dalam kamar barak, Selasa (20/10/2026) malam. 

Penemuan tersebut menjadi perhatian setelah korban disebut sudah beberapa hari tidak terlihat oleh warga sekitar. Kondisi itu kemudian memunculkan kekhawatiran hingga akhirnya keberadaan korban diketahui dalam keadaan tidak bernyawa.

Berasarkan informasi yang didapat, pria yang diketahui tinggal seorang diri itu diduga meninggal dunia akibat sakit yang dialaminya.

Lurah Panarung, Abidin, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, korban selama ini tinggal sendiri di barak dan diduga mengalami sakit sebelum meninggal dunia.

“Jenazah sudah dibawa ke RSUD Doris Sylvanus. Orang yang tinggal di barak diduga sakit, sudah beberapa hari tidak terlihat,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Abidin mengatakan, pihak kelurahan belum mengetahui secara pasti bagaimana awal mula korban ditemukan. Untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian tersebut, ia menyarankan agar mengonfirmasi langsung kepada kepolisian.

“Saya belum tahu kronologinya, biar polisi yang bisa menjelaskan. Keluarganya ada di Jawa, tetapi sudah lama tinggal sendiri di dalam kos-kosan ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Emergency Response Palangka Raya (ERP), Yustinus Exaudi, menyampaikan bahwa timnya turut bergerak ke lokasi setelah menerima laporan untuk membantu proses evakuasi bersama petugas kepolisian.

“Setelah menerima laporan, kita bersama langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi korban,” ungkapnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Doris Sylvanus untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian pria tersebut belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian tersebut. dte/fwa-red

-
-
-