PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Andina Thresia Narang, menemui relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, sekaligus menyerahkan bantuan berupa alat konversi air dan pemadam (alkon), susu, vitamin, masker, serta oksigen untuk mendukung upaya penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Andina terhadap para relawan yang berada di garis depan dalam menghadapi bencana karhutla. Selain menyerahkan bantuan, Andina juga memberikan dukungan moral dan semangat kepada para relawan agar tetap berjuang menjalankan tugas kemanusiaan di tengah berbagai tantangan di lapangan.
Dalam pertemuan tersebut, Andina menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang telah bekerja keras membantu masyarakat dan berupaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, perjuangan para relawan membutuhkan dukungan bersama agar penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal.
“Teman-teman relawan memiliki peran yang sangat penting dalam menghadapi bencana karhutla ini. Saya berharap tetap semangat, terus berikhtiar, dan selalu mengutamakan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan,” ujar Andina.
Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan koordinasi lintas sektor, baik di tingkat daerah maupun pusat. Karena itu, upaya mitigasi dan penanggulangan bencana harus terus diperkuat melalui sinergi berbagai instansi terkait.
Andina menjelaskan, dirinya bersama jajaran terkait di tingkat pusat terus melakukan koordinasi untuk mendukung penanganan karhutla. Koordinasi tersebut antara lain dilakukan dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai mitra kerja, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kementerian Kesehatan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya mitigasi bencana, mendukung kebutuhan petugas di lapangan, serta membantu mengurangi dampak karhutla terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi semua pihak. Kami terus berupaya membangun koordinasi dengan instansi terkait, termasuk TNI, BNPB, dan Kementerian Kesehatan, agar langkah mitigasi dan penanganan bencana bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Menurut Andina, dukungan terhadap relawan tidak hanya sebatas memberikan bantuan perlengkapan, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan perhatian dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ketersediaan peralatan dan kebutuhan pendukung menjadi salah satu faktor penting agar relawan dapat bekerja secara maksimal, dengan tetap memperhatikan keselamatan diri.
Sementara itu, para relawan karhutla di Kabupaten Kapuas menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Andina. Mereka mengaku telah berupaya mengajukan proposal permohonan bantuan tambahan alat konversi air dan pemadam (alkon) kepada sejumlah pihak selama beberapa bulan terakhir. Namun, bantuan yang diharapkan belum kunjung datang.
Kehadiran Andina yang memberikan bantuan tanpa didahului pengajuan proposal dari para relawan menjadi hal yang tidak mereka duga. Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan relawan yang selama ini berjuang menghadapi karhutla di lapangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Andina Thresia Narang atas bantuan yang diberikan. Selama beberapa bulan ini kami sudah mengirimkan proposal untuk meminta tambahan alkon kepada banyak pihak, tetapi belum mendapatkan bantuan seperti yang kami harapkan. Kami justru tidak menyangka Ibu Andina datang membantu tanpa pernah kami kirimi proposal,” ungkap perwakilan relawan.
Mereka berharap bantuan tersebut dapat menunjang kegiatan pemadaman dan penanganan karhutla, terutama dalam menghadapi kondisi kebakaran yang membutuhkan kesiapan personel serta peralatan yang memadai. Bantuan berupa susu, vitamin, masker, dan oksigen juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan relawan selama menjalankan tugas di lapangan.
Para relawan menilai perhatian dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar upaya penanggulangan karhutla dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain ketersediaan peralatan, dukungan moral juga menjadi penyemangat bagi relawan untuk tetap menjalankan tugas di tengah risiko dan keterbatasan yang dihadapi.
Melalui penyerahan bantuan tersebut, Andina berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap penanganan karhutla terus tumbuh. Kolaborasi antara relawan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak bencana tersebut. ldw/ded-red











