-
Hukrim

Pelaku Penipuan Sumbangan Mengatasnamakan Relawan BPK Akhirnya Ditangkap

65
×

Pelaku Penipuan Sumbangan Mengatasnamakan Relawan BPK Akhirnya Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Terduga pelaku kasus dugaan penipuan berkedok mengatasnamakan relawan BPK babak belur usai diamuk masa saat diamankan di salah satu toko di jalan Dr Murjani. Foto istimewa.
-

‎PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Habis sudah perjalanan terduga pelaku kasus dugaan penipuan berkedok relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) berinisial AS yang berhasil diamankan oleh warga bersama tim relawan di sebuah toko furniture di jalan Dr Murjani, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya. Kamis (22/10/2026).
‎
‎Menurut informasi yang dihimpun wartawan, pelaku sebelumnya sudah melakukan dugaan penipuan di sejumlah tempat usaha dengan modus mengatasnamakan BPK YSR yang beralamat di Jalan Badak untuk mengelabui para korbannya, dari hasil penipuan yang dilakukan, pelaku berhasil meraup uang sejumlah Rp 18,4 juta.
‎
‎Menurut keterangan saksi yang merupakan Anggota BPK Anjansu, Bilal (23), sebelum diringkus pelaku  sebelumnya sudah mendatangi toko furniture. Namun, pihak toko sudah mengetahui modus dari pelaku sehingga pemilik toko berkoordinasi dengan tim relawan untuk memancing pelaku yang diminta untuk datang pada sore hari.
‎
‎”Pelaku dijanjikan untuk datang kemarin sore tetapi kami tunggu tidak kunjung datang, pas hari ini pelaku datang lagi ke toko itu, pemilik toko langsung menghubungi kami,” ujar Bilal.
‎
‎Menurut Bilal, saat pihaknya tiba di lokasi pelaku saat itu sudah terlebih dahulu diamankan pihak toko sehingga pelaku langsung dibawa untuk diamankan ke Mapolsek Pahandut.
‎
‎Bilal menjelaskan, pelaku telah mengganti proposal milik relawan BPK dengan mengganti nama, cap, dan tanda tangan untuk meyakinkan para korbannya. Selain itu pelaku juga mencantumkan nama relawan BPK YSR yang diketahui tidak terdaftar di forum relawan.
‎
‎”Pelaku mengganti nama, cap dan tanda tangan dari proposal kami, relawan BPK YSR tidak terdaftar di forum relawan,” jelasnya.
‎
‎Lebih lanjut, saat pelaku diamankan didapati sebilah pisau dan pistol mainan yang diduga untuk menakut-nakuti para korbannya jika tidak memberikan sumbangan.
‎
‎”Tadi kabarnya ada bawa pisau sama pistol mainan buat menakuti para donatur jika tidak memberikan uang, menurut informasi dia kalau tidak dikasih mengancam dan marah-marah,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto membenarkan bahwa saat ini terduga pelaku penipuan berkedok sumbangan untuk relawan BPK diamankan di Polsek Pahandut.
‎
‎”Tadi memang ada dari rekan-rekan relawan membawa seorang laki-laki berinisial AS. Dugaannya yang bersangkutan mengaku sebagai BPK untuk meminta sumbangan kepada beberapa toko ataupun masyarakat yang ada di kota Palangka Raya,” kata Iyudi.
‎
‎Menurut Kapolsek, sementara ini pelaku untuk mengelabui korbannya dengan membawa proposal dan mengaku sebagai salah satu relawan yang ada di Palangka Raya.
‎
‎”Yang diamankan satu orang laki-laki, saat ini masih kami lakukan pemeriksaan. Namun, saat ini masih kami lakukan pengecekan kesehatan di rumah sakit,” ungkapnya.
‎
‎Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian, Kapolsek Pahandut akan memberikan informasi lebih lanjut terkait perkembangan dugaan kasus ini. mak/fwa-red.

 

-
-
-