-
Spirit Kalteng

Alumni SMPN 1 Banjarmasin 1983 Reuni Susur Sungai Air Hitam Kereng Bangkirai Sebangau

42
×

Alumni SMPN 1 Banjarmasin 1983 Reuni Susur Sungai Air Hitam Kereng Bangkirai Sebangau

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Hiruk-pikuk informasi penyebaran virus Covid-19, ternyata tidak menghalangi kegembiraan alumni SMPN 1 Banjarmasin angkatan 1983 pada reuni lanjutan di Kota Cantik Palangka Raya, Minggu (15/3/2020) siang lalu.

Koordinator reuni SMPN 1 Banjarmasin 1983 di Palangka Raya, Lilis Yulian mengatakan, setelah sukses mengikuti reuni akbar antar-angkatan SMPN 1 Teratai Banjarmasin, Minggu (2/2/2020) lalu di Banjarmasin, para alumnus SMPN 1 1983 kembali mengadakan reuni lanjutan di Jakarta, Sabtu (29/2/2020), dan reuni di Kota Palangka Raya, Bumi Tambun Bungai, Minggu tadi.

“Sungguh sangat bahagia dan menyenangkan bisa bertemu kembali dengan teman-teman lama setelah hampir 37 tahun meninggalkan SMPN 1. Waktu 4 jam bertemu teman, terasa sangat pendek untuk mengobati rasa rindu,” tutur Yulian.

Rizal Baihaqi, salah satu alumnus SMPN 1 Banjarmasin 1983 yang kini jadi pengusaha di Palangka Raya mengatakan, objek wisata susur sungai air hitam Kereng Bangkirai merupakan pintu gerbang ke Taman Nasional Sebangau, sangat cocok sebagai destinasi wisata alternatif bagi warga Banjarmasin dan sekitar.

Jarak Banjarmasin-Palangka Raya sekitar 180 Km bisa ditempuh lewat darat dengan aspal yang lumayan mulus tidak sampai 4 jam perjalanan. Sementara objek wisata Kereng Bangkirai, Sebangau dari pusat Kota Palangka Raya cuma ditempuh sekira 15 menit.

Dengan tiket masuk Rp5 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai wahana wisata yang ada di sekitar Dermaga Kereng Bangkirai. Wisata susur sungai dengan kelotok gandeng bermesin wahana yang paling menarik, cukup dengan menambah Rp15 ribu rasanya tidaklah menguras dompet.

Kapal kelotok gandeng wisata lumayan bagus dan lengkap dengan berbagai fasilitas seperti musik karaoke, aneka minuman panas dan dingin, serta kru kapal yang sangat ramah. Menikmati indahnya perjalanan dengan kelotok gandeng melihat pemandangan sungai dan tumbuhan rawa gambut berair hitam yang jernih dan bersih.

Peserta reuni pun hanyut bernyanyi bersama alunan musik karaoke dengan penuh riang gembira. Semua terlena dalam kebahagiaan setelah sekian lama tidak bertemu.

“Suasana kangen dan keakraban sangat terasa, perasaan haru, sedih, dan suka cita bercampur menjadi satu dalam jalinan reuni dengan teman lama,” kata Zulfitri, salah satu peserta reuni yang akrab dikenal sebagai pecatur andalan PWI Kapuas.

Sebelum wisata ke Dermaga Kereng Bangkirai, Sebangau peserta reuni menikmati lezatnya jamuan makan siang di tempat wisata kuliner khas Kalimantan Tengah Kampung Lauk, di pinggiran Sungai Kahayan, Bukit Rawi Pahandut, Kota Palangka Raya. ist/hil

-
-
-