PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Pemerintah pusat telah mengeluarkan aturan baru, dengan memperbolehkan kegiatan buka puasa bersama (bukber) selama bulan Ramadan 1443 Hijriah. Namun, pelonggaran aturan selama pandemi Covid-19 mengenai bukber selama Ramadan 2022 ini ada syaratnya. Salah satunya, masyarakat diperbolehkan bukber tapi tetap menjaga jarak dan tidak ngobrol di saat acara bukber dilangsungkan.
Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani menegaskan, aturan tersebut juga akan diterapkan di Kota Cantik.
“Kalau buka puasa bersama, sebaiknya dijaga jarak yang cukup dengan protokol kesehatan ketat. Dan tidak usah berbicara pada saat makan. Namun setelah makan, silakan bercengkerama bersama kerabat, namun jangan melepas masker,” kata Emi kepada Tabengan, Jumat (1/4/2022).
Sedangkan untuk Salat Tarawih, ungkap Emi, saat ini tidak ada ketentuan atau pembatasan tertentu. Dalam zoom meeting bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartanto pada pekan lalu, Salat Tarawih pada kawasan dengan capaian vaksinasi dosis II di atas 70 persen dan vaksinasi booster di atas 30 persen, tidak ada pembatasan.
“Kota Palangka Raya sendiri vaksinasi dosis II sudah mencapai 99,08 persen dan booster lebih dari 30 persen. Namun, tetap kami imbau pelaksanaan ibadah Salat Tarawih agar menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena kita masih menerapkan PPKM Level 3,” jelasnya.
Pasar Ramadan Dibuka Minggu
Sementara itu, Pasar Ramadan akan dibuka pada Sabtu (2/4/2022), hari ini, bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan ibadah puasa. Rencananya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin akan membuka secara simbolis di kawasan Pasar Ramadan di Pasar Kahayan, tepat sebelum jam berbuka puasa.
“Rencananya hari minggu akan sudah dibuka seluruh Pasar Ramadan di Kota Palangka Raya. Kami imbau agar masyarakat maupun pedagang di sana tetap menerapkan disiplin prokes secara ketat, menghindari kembali meluasnya Covid-19. Agar masyarakat tetap aman di tengah upaya pemulihan ekonomi,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya Rawang melalui Kepala Bidang Perdagangan Hadriansyah mengatakan, ada 7 titik lokasi Pasar Ramadan di 5 kelurahan yang siap dibuka.
Ketujuh lokasi tersebut, Jalan Bali di Kelurahan Pahandut, Jalan AIS Nasution di Kelurahan Langkai, Pasar Kahayan dan kawasan Masjid Shalahuddin di Kelurahan Palangka, Jalan Hasanudin (Masjid Al Husna) di Kelurahan Menteng, Pasar Rajawali dan Kompleks Perumahan Bondol di Kelurahan Bukit Tunggal.
“Ketujuh lokasi tersebut sudah fix dan tampaknya tak ada lagi kawan-kawan di kelurahan, LKK dan pengurus masjid yang ajukan pembukaan Pasar Ramadan. Untuk jumlah pedagang, ada sekitar 200-an yang akan menjajakan makanan khas untuk berbuka puasa,” katanya. rgb











