PEMKAB KOTIM

Pekan Raya Sampit Jadi Sarana Bantu UMKM Bangkit

21
×

Pekan Raya Sampit Jadi Sarana Bantu UMKM Bangkit

Sebarkan artikel ini
UMKM BANGKIT-Asisten II Setda Kotim Alang Arianto (baju biru) ketika melihat salah satu produk yang dijual di salah satu stand UMKM di Pekan Raya Sampit 2022 (MAYA SELVIANI)

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pelaksanaan Pekan Raya Sampit 2022 dinilai menjadi sarana dalam membantu UMKM Kotim, untuk dapat bangkit terutama dari kondisi pandemi Covid-19 yang sempat membuat para pelaku UMKM terpuruk.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kotim Halikinnor dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Kotim Alang Arianto, ketika membuka kegiatan Pekan Raya Sampit 2022 dan pameran foto sejarah Sampit di lapangan mini Stadion 29 November Sampit, Sabtu (27/8/2022).

Dikatakannya, Kabupaten Kotim masih dalam situasi pandemi Covid -19 hal ini yang sangat mempengaruhi segala sektor, termasuk sektor perekonomian.

Mengingat pertumbuhan ekonomi sekarang ini khususnya di Kabupaten Kotim cukup pesat, khususnya pelaku usaha kecil sehingga pertumbuhan ekonomi semakin meningkat.

“Oleh sebab itu saya berharap semoga dengan adanya kegiatan Pekan Raya Sampit ini mampu membuat UMKM bangkit dari masa surut. Sebab sektor UMKM adalah cermin kekuatan ekonomi rakyat yang berperan besar bagi perekonomian nasional sehingga membantu membangkitkan kembali sektor perekonomian,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan tersebut. Terlebih hal itu sesuai dengan tema HUT ke 77 Republik Indonesia yakni Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Dengan diadakannya kegiatan tersebut tentu dinilainya akan berdampak terhadap pemulihan ekonomi masyarakat terutama para pelaku UMKM.

“Saya sangat mendukung penuh kegiatan ini dan diharapkan seluruh SOPD juga dapat mendukung kegiatan ini agar bisa turut serta dalam membangkitkan perekonomian para pelaku usaha di Kotim,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pekan Raya Sampit 2022 Rahmat Noor mengatakan antusias peserta yang mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi. Dari 50 tenda yang disediakan panitia menurutnya pihaknya masih menambah lagi untuk dapat menampung lebih banyak sehingga berjumlah 70 tenda.

“Namun karena tempatnya tidak memungkinkan kita putuskan untuk tidak menambah lagi. Mudah-mudahan Pekan Raya Sampit ini bisa membangkitkan kembali perekonomian Kotim. Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar tidak ada kendala dan mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kotim,” kata Rahmat. (C-May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *