Penyaluran sembako untuk korban terdampak banjir dari pemerintah (MAYA SELVIANI)
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), menyediakan lumbung sosial berupa bahan makanan di sejumlah kecamatan yang wilayahnya ditetapkan sebagai lokasi rawan banjir.
Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan, langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi banjir pada saat musim hujan. Lumbung sosial tersebut digunakan untuk menyimpan bahan kebutuhan pokok untuk membantu warga yang terdampak bencana alam.
“Kami sudah menyediakan lumbung sosial di beberapa kecamatan yang desa-desa di wilayahnya rawan banjir. Pada saat terjadi musibah secara tiba-tiba, lumbung sosial ini dapat mengcover sementara,” ujarnya, Sabtu (24/9/2022).
Dengan adanya lumbung sosial ini, apabila terjadi musibah, seperti banjir bahan pangan yang tersimpan di lumbung sosial dapat langsung
salurkan kepada warga yang terdampak, sementara menunggu bantuan dari kabupaten, sehingga warga tidak kelaparan karena kebutuhan pangan mereka tetap bisa tercukupi.
“Dengan adanya lumbung ini, warga bisa cepat menerima bantuan, sebelum bantuan dari Pemerintah datang,” katanya.
Antisipasi bencana alam dengan menyediakan lumbung sosial dilakukan Pemkab Kotim, terutama karena sejumlah desa di beberapa kecamatan di Kotim saat ini terdampak banjir, bahkan banjir masuk hingga ke rumah-rumah warga.
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Kotim Rihel menyebut bahwa lumbung sosial saat ini ada di empat desa di beberapa kecamatan, antara lain di Desa Hanjalipan Kecamatan Kotabesi, Desa Pantai Harapan Kecamatan Cempaga, Desa Sangai dan Kelurahan Mentaya Hulu Kecamatan Mentaya Hulu.
“Sejumlah paket sembako sudah kami salurkan untuk Desa Hanjalipan dari lumbung sosial, jadi mereka dapaf cepat menerima bantuan, tidak harus menunggu bantuan dari kabupaten dulu,” tandasnya. (C-May)











