-
PEMKAB KOTIM

Wagub Kalteng Puji Terobosan Kotim Tekan Inflasi

29
×

Wagub Kalteng Puji Terobosan Kotim Tekan Inflasi

Sebarkan artikel ini
TEKAN INFLASI -Wagub Kalteng serta Bupati Kotim ketika menghadiri rapat pengendalian inflasi (MAYA SELVIANI)
-

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang memiliki terobosan atau inovasi untuk menekan inflasi di wilayahnya, salah satunya dengan adanya pengadaan alat berat eksavator untuk 17 Kecamatan. Menurutnya, hal itu dapat menjadi inovasi jangka panjang untuk menekan angka inflasi.

“Ini akan sangat membantu mendorong masyarakat memanfaatkan lahan dan meningkatkan produksi pertanian sehingga diharapkan berdampak positif terhadap ketersediaan bahan pangan dan harga pangan di pasaran,terobosan seperti ini harus terus dilakukan,” ujarnya, saat memimpin rapat pengendalian inflasi bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Sabtu (24/9/2022) malam.

Saat itu Edy didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nuryakin menghadiri rapat tersebut. Sementara itu jajaran Pemerintahan Kabupaten Kotawaringin Timur dipimpin Bupati Kotim Halikinnor didampingi Sekretaris Daerah Kotim Fajrurrahman.

Dikatakan Edy, dirinya berharap seluruh kabupaten dan kota turut membantu secara maksimal dalam pengendalian inflasi. Dirinya juga mengingatkan pentingnya terobosan untuk jangka pendek dan jangka panjang agar upaya pengendalian inflasi bisa lebih optimal.

Namun Edy menilai, perlu terobosan-terobosan di setiap daerah agar inflasi selalu terkendali. Pasar penyeimbang dan pasar murah hanya dilakukan jika harga barang naik tinggi.

“Jangan hanya mengandalkan pasar penyeimbang dan pasar murah. Justru, perlu terobosan-terobosan agar inflasi di daerah bisa dikendalikan sehingga tidak sampai melonjak,” katanya.

Kotawaringin Timur turut menjadi perhatian lantaran ada dua daerah sampel penghitungan inflasi di Kalimantan Tengah yaitu Kota Palangka Raya dan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Kontribusi inflasi di Sampit cukup besar sehingga juga perlu mendapat perhatian serius.

Untuk itulah, pemerintah provinsi turun tangan membantu intervensi pasar untuk mengendalikan inflasi. Caranya dengan menggelar pasar penyeimbang dan pasar murah, termasuk yang akan kembali digelar pada Minggu (25/9) di kantor Camat Baamang dan Pasar Karang Intan.

Sementara itu Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, kegiatan operasi pasar dan pasar murah sudah tiga kali digelar untuk mengendalikan inflasi. Pasar penyeimbang dan pasar murah pada Minggu (25/9) merupakan kegiatan keempat yang digelar dalam sebulan terakhir.

“Kami melihat pasar murah ini berdampak baik dalam kita mengendalikan harga bahan pokok di pasaran. Selain bahan pangan, juga gas elpiji tabung 3 kilogram. Selain itu, upaya-upaya lain juga terus kami lakukan, seperti subsidi transportasi angkutan bahan pokok dan lainnya,” terangnya. (C-May)

-
-
-