-
Spirit Kalteng

Waspada Varian XBB, Kasus Covid-19 Meningkat 38,7 persen

38
×

Waspada Varian XBB, Kasus Covid-19 Meningkat 38,7 persen

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Kembali adanya mutasi virus Corona (Covid-19) dikenal dengan varian XXB, menandakan pandemi masih belum berakhir. Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta semua pihak untuk waspada karena akan mengancam kesehatan.

Ketua PAEI Kalteng Rini Fortina SKM MKes menyampaikan, memang mulai ada peningkatan kasus baru. Dari hitungan mereka ada peningkatan 38,7 persen dari minggu lalu. Peningkatannya tiga periode mingguan berturut-turut dalam jumlah rendah.

“Semoga peningkatan ini tidak berlanjut, meskipun ada peningkatan dalam jumlah yang tergolong rendah, tetapi secara epidemiologis dapat menjadi indikasi kewaspadaan dini. Ini sinyal bahaya,” kata Rini, Jumat (4/11/2022).

Menurut Rini, varian XXB ini beda dari varian sebelumnya maupun virus asal karena otoritas kesehatan dunia dalam hal ini WHO mencurigai bisa menghindari vaksin, tidak bisa terdeteksi antigen. Kalau sifat virusnya seperti itu kemungkinan tidak aman.

Menurut penjelasan kalau antigen tidak terdeteksi, maka agak sulit untuk ketepatan pengobatan, tetapi masih diselidiki dengan pengurutan genom di laboratorium molekuler.

Untuk mencegah penularan, langkah pasti yang perlu dilakukan waspada dan jaga protokol kesehatan (prokes) karena prediksi peningkatannya bergerak per 20 persen. Tetapi kalau pemerintah bergerak cepat dalam pencegahannya, kemungkinan bisa melambat penularannya atau kurang dari 20 persen.

Menurut Rini, untuk saat ini masih belum perlu sampai adanya pembatasan aktivitas masyarakat, tetapi lebih baik masyarakat jaga prokes, pemerintah tingkatkan jumlah testing dan vaksin karena itu sudah cukup efektif. Hanya, masyarakat perlu mengurangi lagi aktivitas keluar rumah sementara virus ini sedang aktif.

Sementara itu, dalam hal pengobatan dan ketersediaan fasilitas kesehatan, saat ini sudah lebih baik dan tepat dalam tata laksana medisnya. Ini dapat dilihat dari kecepatan kesembuhan. Selain itu, vaksinasi juga efektif, prinsip vaksin tetap melindungi sel kekebalan utama dan dibarengi dengan prokes. Hindari sakit, karena mau apa pun variannya dan namanya apa saja bisa dicegah dengan prokes.

“Dengan mulai meningkatnya Covid-19 ini, sebaiknya kita kembali meningkatkan prokes dengan 3M, vaksin yang lengkap dan gaya hidup sehat. Selagi virus aktif kembali dengan nama baru, kita sebaiknya tetap waspada. Sementara tidak banyak keluar rumah dan berkerumun,” imbuh Rini.

Stok Vaksin di Kalteng

Stok vaksin Covid-19 sempat mengalami kekosongan di beberapa daerah di Kalteng, sehingga masyarakat kesulitan untuk mendapatkan vaksin dosis ke-3. Namun, Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng sudah menerima kiriman ribuan dosis dan menyalurkannya ke kabupaten/kota di Kalteng.

Kepala Dinkes Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul MPPM melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Riza Syahputra menyampaikan, vaksin tersebut sudah didistribusikan ke 13 kabupaten dan 1 kota di Kalteng. Masyarakat dipersilakan untuk datang ke tempat-tempat fasilitas kesehatan yang menyediakan vaksin.

“Kalteng terima 17.550 dosis dan vaksin sudah ada di masing-masing tempat. Regulasinya vaksin ini didistribusikan ke kabupaten/kota di Kalteng sesuai dengan jumlah penduduk. Daerah yang memiliki jumlah penduduk lebih banyak seperti Kotim, Palangka Raya, Kapuas dan Kobar dapat alokasi yang lebih banyak,” kata Riza, Jumat (4/11).

Vaksin sudah disalurkan ke Kotawaringin Barat 2.340 dosis, Kotawaringin Timur 2.340 dosis, Kapuas 1.755 dosis, Barito Selatan 1.170 dosis, Barito Utara 1.170 dosis, Sukamara 585 dosis, Lamandau 585 dosis, Seruyan 1.170 dosis, Katingan 1.170 dosis, Pulang Pisau 1.170 dosis, Gunung Mas 585 dosis, Barito Timur 585 dosis, Murung Raya 585 dosis, Kota Palangka Raya 1.470 dosis dan Provinsi 480 dosis.

Vaksin yang diterima Dinkes Kalteng merupakan jenis Pfizer. Vaksin tersebut difokuskan untuk vaksinasi dosis ke-3. Riza berharap dengan kembali tersedianya stok vaksin Covid-19 dan diumumkan melalui berbagai media, masyarakat bisa mengetahui dan mendapatkan vaksinasi lagi, mengingat kasus Covid-19 jumlahnya kembali meningkat.

Selain itu, dengan adanya vaksinasi dosis ke-3 yang didapatkan oleh semua masyarakat, harapannya kekebalan terhadap virus Covid, daya tahan tubuh masyarakat meningkat. Selain itu, vaksinasi dosis ke-3 merupakan syarat perjalanan bagi pelaku perjalanan transportasi udara. yml

-
-
-