PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang melaksanakan reses pada Pelatihan KPUM dan BAWASRA Pemira Keluarga Besar Universitas Palangka Raya (UPR), Minggu (18/12), via zoom meeting. Masalah kepemimpinan menjadi materi menarik perhatian para mahasiswa dan menjadi bahan dialog.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng ini menjelaskan, seorang pemimpin itu bukan berarti bekerja sendiri, melainkan mampu mengajak semua orang mencapai tujuan bersama.
Nilai kepemimpinan itu dilihat dari pikiran, perkataan dan juga perbuatan. Sehebat-hebatnya pikiran kalau tak sejalan dengan perkataan, dia bukan pemimpin yang baik. Atau pikiran dan perkataan baik, tapi perbuatan tidak baik, tentu dia bukan pemimpin yang baik.
Teras Narang mengatakan, organisasi memiliki peran dan fungsi yang tidak terpisah satu sama lain. Pemimpin tidak bisa bertugas kalau tidak didukung oleh jajaran yang mendukung. Program tidak akan mungkin berjalan tanpa ada komisi-komisi yang secara khusus mengurus tanggung jawab organisasi.
Teras Narang mengaku bersyukur, kala dipercaya masyarakat Kalteng sebagai Gubernur Kalteng periode 2005-2015, dibantu wakil gubernur, Sekda, asisten, kepala dinas, kepala badan dan seluruh ASN, serta para tenaga honorer. Bersama menghadapi musuh bersama yakni kemiskinan, kebodohan, kemelaratan, dan tidak kalah penting ada kesepakatan untuk membangun infrastruktur. Semangat ini saya jadikan sebagai tantangan dan peluang.
“Setiap menemui masyarakat ataupun melakukan kunjungan tidak pernah lewat jalur udara. Selalu melewati jalur darat. Tujuannya untuk mengetahui, seperti apa kondisi infrastruktur di Kalteng. Hasil kunjungan lewat darat itu menjadi bahan dalam melakukan penyusunan program pembangunan. Sebagai contoh, dulu bersama tim membangun jalan, misalnya dari Simpang Runtu ke Nanga Bulik dan ke beberapa wilayah, termasuk ke perbatasan Kalimantan Selatan,” kata Teras.
Juga, lanjut Teras, jalur menuju wilayah Barito. Dulu untuk ke Barito harus memutar, yang memakan waktu cukup lama. Adanya jalan penghubung menuju Barito, beserta dengan sejumlah jembatan membuat akses menuju Barito menjadi lebih cepat. Jembatan juga yang turut dibangun untuk mempermudah akses dan mempercepat laju perekonomian.
Ini semuanya, kata Gubernur Kalteng periode 2005-2015, perlu dilakukan pemeliharaan dan keberlanjutan. Dibutuhkan pemimpin yang sungguh ingin membangun dengan semangat kebersamaan. Jangan sampai memilih mereka yang hanya membangun kelompoknya saja.
“Saya membangun Masjid Raya bukan untuk golongan sendiri. Membangun infrastruktur untuk semua. Jadi bersama seluruh elemen, pemimpin membangun untuk semua. Pemimpin menjadi panutan dan bisa bekerja sama serta tidak membeda-bedakan. Ini yang mesti dipegang bersama, terlebih dalam situasi kita menghadapi situasi yang disebut para ahli sebagai perfect storm,” terang Teras lagi.
Perfect Storm atau Badai Paripurnakan, urai Teras, ditandai dengan krisis global di tengah ketidapastian geo-politik, imbas perang Ukraina dan Rusia. Ditandai pula dengan lonjakan inflasi tinggi yang dialami oleh negara-negara maju setelah 30-40 tahun terakhir, ancaman resesi, hingga aspek ketidakpastian geopolitik global menjadi momok yang turut membayangi perekonomian Indonesia. Tantangan ini mesti diubah menjadi peluang dengan semangat kebersamaan.
Teras mengajak mahasiswa dari Dewan Perwakilan Mahasiswa, KPUM UPR dan ANWASRA UPR, untuk menjadi pemimpin yang dapat mengubah tantangan menjadi peluang. Melihat badai yang paripurna sebagai ajang mencari peluang yang bisa dimanfaatkan bersama. Terkhusus dalam menggunakan ponsel masing-masing untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Manfaatkan Teknologi Informasi dengan baik dan sempurna. Dengan perfect.
“Bagi anak-anakku yang masih di Perguruan Tinggi gunakan kesempatan ini dan gali ilmu sebanyak-banyaknya. Selain menyerap ilmu, juga meneliti dan mengabdi pada masyarakat. Pergunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri dan mencapai tujuan dengan semangat kebersamaan,” tutup Teras Narang. ded











