PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka 45 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalteng Stephanus Cahyo Adiradja menjelaskan, pada kegiatan CSR HUT Ke-45 Pasar Modal tersebut dilakukan penyerahan dan penanaman bibit pohon di 13 daerah, termasuk di Kalteng.
“Untuk Kalteng sendiri 800 bibit pohon telah diserahkan dan dilakukan penanaman secara bertahap kepada Hutan Kemasyarakatan Masoraian di Kotawaringin Lama,” beber pria yang akrab disapa Cahyo itu, Rabu (21/12).
Sebelumnya, OJK dan SRO mengadakan kegiatan penanaman pohon di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Senin (19/12). Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan perahu dan peralatan sekolah SD Negeri 03 Ujungalang, Kampung Laut, Cilacap, Jawa Tengah pada Selasa (20/12).
Bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik, OJK dan SRO mengadakan kegiatan seremoni penanaman pohon di Desa Karangkemiri, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik.
Kegiatan ini merupakan puncak kegiatan dari aksi penanaman pohon di 13 wilayah di Indonesia sebagai selebrasi pencapaian 800 perusahaan tercatat di BEI pada 5 Agustus 2022 lalu.
Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa ekosistem Pasar Modal Indonesia telah membukukan catatan positif dan berperan dalam mendorong perekonomian. Program penanaman pohon ini lahir untuk mengapresiasi
pencapaian Pasar Modal Indonesia, dengan memberikan dukungan positif bagi masyarakat, terutama dalam upaya pelestarian lingkungan di berbagai penjuru negeri.
Bersamaan dengan seremoni di Banyumas ini, dilaksanakan juga penanaman pohon di 12 wilayah lainnya, mulai dari wilayah barat hingga timur, yaitu Banda Aceh, Riau, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Madura, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, hingga Papua.
Selain itu, OJK dan SRO juga memberikan bantuan berupa pengadaan perahu dan bantuan peralatan sekolah kepada SD Negeri Ujungalang 03, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik ini sejalan dengan komitmen pasar modal dalam menyalurkan bantuan, khususnya terkait bidang pendidikan.
Pada seremoni penanaman pohon, Direktur BEI I Gede Nyoman Yetna, selaku perwakilan Panitia HUT Ke-45 Pasar Modal Indonesia, menyerahkan bantuan 800 bibit durian bawor secara simbolis kepada Nanang Pranoto, Kepala Desa Karangkemiri.
Seremoni tersebut juga dihadiri oleh Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana, Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A OJK Ona Retnesti Swaminingrum, Kepala OJK Purwokerto Riwin Mirhadi, Direktur BEI Risa E. Rustam, Direktur Utama KPEI Iding Pardi, Direktur KSEI Supranoto Prayogo, dan pendiri Yayasan Benih Baik Andy Flores Noya.
Direktur Utama KPEI Iding Pardi dalam sambutannya menyampaikan, penanaman bibit pohon ini dapat berdampak positif, tidak hanya kepada lingkungan, tetapi juga mendukung kegiatan yang dapat membawa manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar lokasi penanaman. dsn











