-
Spirit Kalteng

Masyarakat Umum Sudah Bisa Vaksin Booster Kedua  

60
×

Masyarakat Umum Sudah Bisa Vaksin Booster Kedua  

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul MPPM dan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Riza Syahputra.
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Masyarakat umum sudah bisa menerima vaksinasi booster kedua Covid-19. Hal itu setelah adanya Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 bagi kelompok masyarakat umum, yang ditetapkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada 20 Januari 2023.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Riza Syahputra menyampaikan, vaksin booster kedua ini dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi sekaligus meningkatkan perlindungan kepada masyarakat dari Covid-19.

“Berdasarkan surat dari kementerian, jumlah vaksin dan lain-lainnya sudah diatur, kalau kementerian itu sudah menginstruksikan ke provinsi-provinsi, daerah-daerah berarti sudah siap semua, sudah bisa berjalan. Di Kalteng juga sudah mulai, tapi memang belum merata karena vaksinnya masih belum banyak,” kata Riza, Selasa (24/1).

Kebijakan vaksin booster kedua ini, lanjut Riza, ada dua gelombang, yang pertama untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) dan yang kedua untuk seluruh masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas, untuk di bawah itu masih belum. Syarat mendapatkan booster kedua, sudah menerima vaksin dosis pertama, kedua dan ketiga (booster pertama).

Menurut Riza, Dinkes Provinsi Kalteng dan Kemenkes bisa memantau ketersediaan vaksin melalui aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Secara Elektronik (SMILE). Di aplikasi tersebut pencatatan dan pelaporan vaksin dan logistic pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Namun, kadang-kadang kabupaten/kota tidak mengupdate data SMILE. Jumlahnya masih tetap ada tapi ketika ditanya stok vaksinnya sudah habis. Aplikasi tersebut bisa dipantau oleh Dinkes Provinsi maupun Kemenkes,” imbuh Riza.

Dinkes Kalteng mengimbau kepada kabupaten/kota supaya dapat memperbaharui data di aplikasi SMILE setiap hari, karena kalau masih ada jumlah stok di aplikasi tersebut dan ingin melakukan permintaan vaksin, tidak akan diberikan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul MPPM menyampaikan, sesuai surat edaran Kemenkes booster kedua untuk umum sudah dimulai. Pelaksanaannya bisa berbeda sesuai dengan kesiapan di lapangan.

“Di Kalteng mestinya mulai hari ini (Selasa) sesuai dengan kesiapan masing-masing Puskesmas. Tidak ada target yang ditetapkan, kalau bisa sebanyak-banyaknya karena stok vaksin cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan,” kata Suyuti.yml

-
-
-