
PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Dalam rangka memperingati Hari Isra Mi’rad, Sekolah Alam Bina Insan menggelar kegiatan Science Fair, dalam kegiatan tersebut di ikuti 18 kelompok dari tingkat sekolah PAUD, SD sampai dengan SMP dengan total semuanya 350 murid.
Sri Wahyuni Bidang Kurikulum Yayasan Bina Insan mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini merupakan puncak dari kegiatan belajar mengajar sehari hari, sebab pembelajaran sain merupakan pembelajaran sehari hari, kegiatan Science fair ini semua murid mengembangkan karya ilmiahnya.
“Dirangkainya kegiatan science fair dengan kegiatan Isra Mi’rad ini untuk membentuk ilmuwan yang berahlaq, dalam kegiatan ini juga di gelar dengan kegiatan sekolah orangtua yang memang setiap bulan rutin di laksanakan, dan bazar yang melibatkan UMKM dari masyarakat juga ada bazar dari murid kami,” Ujar Sri Wahyuni, Sabtu (25/2).

Menurut Sri Wahyuni, dalam kegiatan Science fair ini, anak – anak memperesentasikan ilmu sains yang sudah mereka pelajari, dan menampilkan sejumlah eksperimen dihadapan para tamu undangan.
“Jadi, ini merupakan proses belajar mengajar yang diterapkan sekolah Alam Bina Insan, yaitu dengan metode belajar yang menyenangkan, Jadi dalam belajar ini tidak selalu soal teori tetapi langsung praktik dan bereksperimen,” ungkapnya.
Seperti anak TK yang mempresentasikan cara menjernihkan air kotor menjadi air bersih menggunakan media alam. Kemudian anak – anak SMP dengan roboticnya.
“Pada fase ini, anak – anak masih tahapan ketrampilan sains. Jadi kita ingin, anak anak ini menjadi ilmuan yang berahlak baik,” tuturnya.
Kemudian, pihaknya juga mengundang para orang tua untuk mensinergikan setiap kegiatan belajar mengajar di Sekolah Alam Bina Insan ini. Karena, tujuan pendidikan itu pilarnya ada tiga, yaitu orang tua, siswa dan guru.
Sementara itu Ketua Panitia Eva Ratnasari selain Pameran Sains, ada juga kegiatan UMKM. Hal ini juga salah satu pilar di sekolah Alam Bina Insan yaitu bisnis. Sehingga, melalui bazar ini anak – anak dapat menjajakan dagangnya, sehingga melatih dalam berdagang.
“Bazar ini kita kerjasama dengan UMKM yang ada di Kobar, namun juga untuk menggerakkan para siswa untuk berbisnis,” imbuhnya.
Selain itu juga, untuk pengumpulan dana dalam program Backpacker. Jadi untuk Backpacker nanti, mereka tidak lagi meminta uang ke orang tua. (yulia)











