KASONGAN/TABENGAN.CO.ID– Ruas jalan di Desa Petak Bahandang menuju Kantor Kecamatan Tasik Payawan yang sering banjir setiap tahunnya itu, sudah 3 tahun ini belum juga diperbaiki secara tuntas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan.
Demikian dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Aldy A kepada sejumlah awak media di ruang lobi DPRD setempat, Rabu (1/3) siang.
Padahal, ruas jalan yang hanya 1 kilometer di Desa Petak Bahandang yang selalu banjir ketika datangnya musim penghujan tersebut, menurut Aldy, setiap digelarnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) selalu diusulkan oleh masyarakat setempat melalui Musrenbang Tingkat Desa dan Tingkat Kecamatan setiap tahunnya.
“Namun, hingga kini belum juga tuntas alias masih banjir,” kata Aldy.
Di Musrenbang Tingkat Kecamatan beberapa pekan lalu, peningkatan jalan tersebut menurutnya diusulkan kembali. Karena, badan jalan ketika banjir dipastikan selalu tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua.
Pasalnya, jika terjadi banjir, banjirnya sangat dalam, dengan ketinggian minimal 90 centimeter.
“Sehingga jika melewati jalan tersebut, masyarakat harus menggunakan getek, dengan biaya yang cukup mahal,” terang legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Karena itu, dirinya berharap kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Katingan, di dalam Musrenbang Tingkat Kabupaten nantinya, tidak hanya menampung aspirasi atau usul dari masyarakat, namun bersedia pula untuk memprogramkannya kembali dan dilaksanakan pekerjaannya pada tahun 2024 yang akan datang hingga tuntas. Sehingga ketika banjir terjadi, di jalan tersebut bisa dilalui oleh mayarakat setempat tanpa menggunakan getek lagi.





