
PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan permasalahan serius yang dialami bangsa Indonesia di setiap daerah, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Setiap tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulpis terus menyosialisasikan bahaya dan dampak dari Karhula dimaksud.
Karhutla juga berdampak terhadap kerusakan lingkungan ekosistem serta kabut asap yang ditimbulkannya. Untuk mengatasi Karhutla tersebut, berdasarkan peraturan serta imbauan Pemerintah Pusat, maka Pemerintah Kabupaten Pulpis menginstruksikan kepada seluruh Camat dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) di 8 kecamatan yang ada, untuk segera melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat di wilayahnya.
Menanggapi imbauan tersebut, Camat Kecamatan Tengah Siswo, beserta unsur Muspika dan pihak terkait lainnya langsung gencar melakukan sosialisasi pencegahan pengendalian Karhutla ke setiap desa di wilayahnya.
“Kita bersama Muspika langsung mengadakan sosialisasi pencegahan Karhutla ini dengan cara mendatangi tiap-tiap desa yang ada,” ujar Siswo, Kamis (25/5/2023).
Karena ini kegiatan terpadu, maka hampir semua lintas sektoral yang ada terlibat kegiatan ini, khususnya Polsek Kahayan Tengah, Koramil Kecamatan Kahayan Tengah, Pemerintahan Desa bahkan pihak perusahaan pun terlibat.











