+Uang Tunai Rp70 Juta dan Arsip Ludes, Nilai Bangunan Rp1,2 Miliar
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran hebat melanda Bawaslu Kota Palangka Raya di Jalan Tjilik Riwut Km 4, Kamis (20/7) dini hari. Seluruh bangunan hangus terbakar akibat banyaknya material yang mudah terbakar.
Ketua Bawaslu Palangka Raya Endrawati mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar di grup WhatsApp kantor.
Dari informasi, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh bendahara setempat yang datang sekitar pukul 04.30 WIB. Bendahara bermaksud mengambil dokumen RDK sebagai persiapan kegiatan hari ini di salah satu hotel.
Setibanya di kantor, bendahara sudah menemukan asap tebal menyelimuti kantor. Asap berasal dari ruangan kantor yang berisikan dokumen dan dijadikan sebagai gudang arsip.
“Informasinya sempat berupaya memadamkan api menggunakan Apar yang tersedia, tapi api cepat membesar dan membakar seluruh ruangan,” katanya.
Ia menjelaskan, kerugian dari peristiwa tersebut mencapai miliaran rupiah. Tak hanya itu uang tunai yang berada di dalam brankas senilai Rp70 juta juga ludes dilalap api.
Berikut dengan seluruh aset negara yang berada di dalam kantor, baik laptop, printer, kursi dan sebagainya. Barang aset negara kini hanya tersisa dua unit laptop yang kebetulan dibawa pulang oleh komisioner dan salah satu staf.
“Untuk total bangunan kerugian mencapai Rp1,2 miliar, kemudian ditambah dengan uang tunai Rp70 juta,” tuturnya.
Untuk sementara, imbuh Endra, Bawaslu Kota Palangka Raya akan berkantor di Bawaslu Provinsi Kalteng yang ada di Jalan Seth Adji. Pihaknya memastikan akan tetap melaksanakan tugas dan fungsi Bawaslu secara maksimal pascakebakaran tersebut.
“Tentunya kerja kita terhambat, mengingat seluruh dokumen dan arsip hangus terbakar. Kita upayakan yang terbaik, mengingat kini tahapan pemilu sudah berjalan,” pungkasnya.
Diduga Korsleting Listrik
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan DPKP Kota Palangka Raya Sucipto mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, terjadinya kebakaran diduga kuat oleh arus pendek listrik atau korsleting.
Hal ini, kata Sucipto, mengingat bangunan bekas Kantor Dinas Dukcapil Kota Palangka Raya tersebut juga cukup lumayan usianya, sehingga ada kemungkinan terjadinya korsleting listrik.
Dikatakan dia, berdasarkan informasi warga sekitar dan BPK yang pertama kali tiba di lokasi kejadian, api berasal dari bagian ruang arsip yang tiba-tiba dengan cepat membakar seluruh Kantor Bawaslu Kota Palangka Raya.
Tim gabungan sempat kesulitan melakukan pemadaman, sebab sumber air di lokasi sangat terbatas. Namun pada sekitar pukul 06.00 WIB, akhirnya api berhasil dikuasai oleh petugas gabungan. fwa











