-
Hukrim

Cemburu, Alasan Aldo Bunuh Karyawan Indomaret

49
×

Cemburu, Alasan Aldo Bunuh Karyawan Indomaret

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA DITANGKAP – Pelaku pembunuhan karyawan Indomaret Palingkau, Muhammad Aldo, setelah ditangkap polisi berikut barang bukti sebuah pisau sangkur.
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Kasus pembunuhan karyawan Indomaret di Palingkau, Kapuas, Minggu (27/8) siang pukul 13.20 WIB, bikin heboh. Setelah menghabisi nyawa karyawan bernama Agus Maulana (23), warga Desa Anjir Mambulau Jalan lintas Trans  Kalimantan Km 0,5  Nomer 66, pelaku langsung melarikan diri.

Polisi yang menerima laporan langsung mengejar pria yang terekam CCTV melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Tak butuh waktu lama, pelaku langsung diringkus. Pemuda yang sadis menikam korban berkali-kali itu, diketahui bernama Muhammad Aldo (17), warga Kelurahan Palingkau Lama RT 07.

Ia diamankan Tim gabungan Polsek Kapuas Murung yang dibackup Resmob Polres Kapuas, saat berada di Gang Patah Kelurahan Palingkau Lama. Kepada polisi, Aldo mengaku cemburu dan tidak suka perempuan yang disukainya didekat oleh korban.Itulah alasan Aldo menghabisi nyawa Agus.

Diketahui, sebelum kejadian korban yang kesehariannya bekerja sebagai karyawan Indomaret, pada Minggu (27/8), sedang masuk shif dari jam 07.00 hingga 14.00 WIB. Sekitar pukul  13.20 Wib, di saat korban bersama rekanya Alisan, tengah asyik melayani pembeli, datang pelaku berpura-pura membeli sesuatu. Pelaku bertanya pada korban untuk mencarikan barang yang diinginkanya. Tanpa rasa curiga, korban langsung mendatangi pelaku.

Dalam jarak dekat, pelaku langsung menusuk korban dengan pisau sangkur yang sudah disiapkan.  Korban berteriak minta tolong sembari berlari keluar dari Indomaret dengan penuh lumuran darah. Korban kemudian jatuh terkapar di depan bengkel motor yang berada di samping Indomaret.  Melihat korban terkapar, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motornya menuju arah Desa Dadahup.

Akibat banyak mengeluarkan darah, korban meninggal dunia meski sempat dibawa oleh warga ke RSUD Kapuas. Korban banyak mengeluarkan darah karena mendapat 4 mata luka tusukan. Sebelum sampai RSUD, korban sudah meninggal dunia.

Kapolres Kapuas AKBP Kurniawan Hartono melalui Kasatreskrim AKP Iyudi Hartanto membenarkan pelaku sudah ditangkap. “Betul, setelah mendapatkan laporan tim Resmob kita langsung bergerak guna membantu rekan dari Polsek Kapuas murung, dan untuk saat ini pelaku  berikut barang bukti sebilah  sangkur yang dipakai untuk menikam korban, juga sudah kita amankan, guna proses hukum lebih lanjut,” katanya.  c-yul

 

-
-
-