PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Warga Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di rawa lokasi perusahaan sawit PT GSYM, Rabu (3/1) pukul 11.29 WIB.
Mendengar kabar penemuan mayat, Kapolsek Aruta Ipda Edi Haryanto SH bersama Wakapolsek dan anggotanya didampingi pihak perusahaan mendatangi TKP sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah dicek, ternyata benar. Selanjutnya mayat tanpa identitas itu dibawa ke RSUD Sutan Imanuddin Pangkalan Bun untuk divisum.
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman SIK MIK melalui Kapolsek Aruta Ipda Edi Haryanto mengatakan, penemuan mayat tersebut benar adanya dan telah dilakukan VER (Visum Et Repertum) di RSUD Sutan Imanuddin Pangkalan Bun, dengan hasil tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Mayat yang ditemukan di sebuah rawa lokasi perusahaan Astra tersebut telah kami lakukan visum di RSSI Pangkalan Bun. Dari keterangan dokter mengatakan tidak adanya ditemukan kekerasan pada tubuh korban,” jelas Edi Haryanto.
Menurut Edi, dari keterangan tersebut dimungkinkan korban kecapekan dan lemas saat berenang. Korban sebelumnya melakukan pelarian akibat kejaran Security Astra dari pencurian buah sawit pada tanggal 1 januari 2024 lalu.
“Di lokasi tersebut korban saat itu melarikan diri dengan cara melompat ke sebuah rawa atau parit besar, sementara rekan-rekan lainnya tertangkap dan saat ini sedang diproses dalam kasus pencurian oleh Polsek Aruta,” ujar Edi.
Dikatakan, pada saat melakukan pencurian buah sawit tanggal 1 Januari 2024 tersebut, korban bersama 3 orang lainnya dan waktu itu sempat berteduh, kemudian 2 orang mengambil sisa yang sudah dipanen.
Akan tetapi, korban bersama seorang lainnya masih istirahat di pohon sawit. Kemudian Security melakukan patroli dan memergoki korban dan teman satunya. Korban lalu melarikan diri dan melompat ke sebuah rawa parit besar, sedangkan teman satunya tidak bisa berenang sehingga tertangkap.
“Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman atas kasus penemuan mayat dan juga kasus pencurian buah sawit yang menyertainya,” tegas Kapolsek. c-uli











