Hukrim

PLN Minta APK Tak Dipasang Dekat Jaringan Listrik  

19
×

PLN Minta APK Tak Dipasang Dekat Jaringan Listrik  

Sebarkan artikel ini
PLN Minta APK Tak Dipasang Dekat Jaringan Listrik  
BERBAHAYA - APK milik salah satu caleg yang dipasang tepat di bawah tiang listrik diamankan aparat gabungan saat penertiban beberapa waktu lalu. TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – PLN UP3 Palangka Raya meminta kepada partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg) yang mengikuti pemilu 2024 untuk tidak memasang Alat Peraga Kampanye (APK) di dekat jaringan listrik. Imbauan diberikan menyusul musim penghujan yang terjadi di Kota Palangka Raya yang berpotensi menyebabkan APK berukuran besar tumbang dan mengenai jaringan kabel listrik.

Manager PLN UP3 Palangka Raya Presly Silaen mengatakan adanya APK dan atribut-atribut kampanye menjadi perhatian serius karena berpotensi menyebabkan gangguan jaringan listrik jika tumbang terkena angin dan hujan.

“Pemasangan APK dan atribut ini jika tidak dilakukan secara hati-hati dapat mengancam keselamatan publik. Terutama APK yang berada di dekat jaringan listrik yang melintasi ruang publik,” katanya, Selasa (16/1).

Ia menerangkan, APK yang terlalu dekat dengan jaringan listrik beresiko menyebabkan gangguan listrik, kebakaran hingga kecelakaan. Gangguan listrik dapat terjadi jika ada yang menempelkan atribut kampanye pada tiang listrik.

“Penertiban dan pengawasan pemasangan atribut kampanye tentunya dilakukan oleh petugas terkait. Semuanya demi mencegah gangguan pasokan listrik dan keselamatan serta kenyamanan publik,” tuturnya.

Presly mengimbau khususnya kepada tim sukses atau caleg untuk tidak memasang sembarangan atribut dan APK. Sangat penting untuk menyadari potensi bahaya akibat pemasangan atribut kampanye yang tidak memperhatikan keselamatan jaringan listrik.

“Tolong laporkan jika ada pemasangan APK atau atribut lainnya pada jaringan listrik. Perhatikan jarak pemasangan APK dengan jaringan listrik, jarak aman 2,5 meter,” tutupnya. fwa