KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Walaupun debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas sudah mulai surut, namun bencana banjir yang menggenangi permukiman cukup merepotkan masyarakat. Sedikitnya 923 rumah warga dari 3 desa di Kecamatan Timpah terdampak.
“Walau debit air DAS Kapuas sudah mulai surut, kondisinya masih ada yang menggenangi permukiman dan bahkan rumah warga terkhusus di Desa Lawang Kamah dan Tumbang Randang. Sedangkan untuk Batapah sudah aman,” kata Camat Timpah Arjoni saat dikonfirmasi, Kamis (7/3).
Meski demikian, Camat Timpah tetap mengimbau kepada warga di 3 desa tersebut untuk tetap waspada. Sebab, kalau kondisi atau curah hujan masih dan akan terjadi, tidak menutup kemungkinan banjir susulan juga akan terjadi lagi.
Guna mengantisipasi akan adanya korban baik harta maupun jiwa, diharapkan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Timpah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan selalu memerhatikan debit air di DAS Kapuas.
Sebagaimana data yang ada sesuai laporan para Kades yang disampaikan kepadanya, akibat banjir yang terjadi sejak Minggu, 2 Maret 2024, hingga saat ini setidaknya ada 400 rumah warga di Desa Tumbang Randang dan 512 di Desa Alawang Kamah serta 32 rumah di Batapah terdampak akibat banjir ini. c-yul











