PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 diprediksi terjadi pada tanggal 6-8 April atau H-4 Lebaran. Sedangkan arus balik diprediksi terjadi pada 14-15 April, baik menggunakan transportasi darat, laut maupun udara.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng Yulindra Dedy mengungkapkan, berdasarkan data pergerakan arus mudik yang terjadi di wilayah Kalteng, sebanyak 145.117 orang penumpang melakukan mudik dengan menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara.
“Sementara berdasarkan data yang sudah kami kumpulkan, prediksi pada tahun 2024 pergerakan orang yang melakukan mudik untuk wilayah Kalteng, itu diprediksi ada peningkatan sebesar 14 persen dari tahun sebelumnya atau menjadi 175.698 orang dengan moda transportsi yang paling banyak dipakai adalah transportasi laut,” terangnya.
Demi kenyamanan, kelancaran, keselamatan dan ketertiban masyarakat yang hendak mudik, Dishub Kalteng mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum dalam melakukan mudik. Itu disampaikan Yulindra saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Terkait Kesiapan Operasi Ketupat Telabang 2024, di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Senin (1/4).
“Momen angkutan Lebaran Idul Fitri harus dipersiapkan dan dikelola dengan baik karena adanya tradisi mudik dan peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan untuk pulang ke kampung maupun yang akan memanfaatkan hari libur untuk berwiata,” katanya.
Dishub Kalteng juga berkomitmen demi terciptanya angkutan mudik yang lancar. Pihaknya melakukan pembatasan angkutan barang, mengurangi jumlah kendaraan, memperlancar mobiltas masyarakat, meningkatkan pelayanan, mengurangi kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kapasitas jalan.
“Dengan memerhatikan hal-hal demikian maka output yang kita harapkan adalah keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran bagi masyarakat saat angkutan mudik dapat terlaksana dengan baik,” bebernya.
Sebelumnya, Dishub Kalteng bersama Polda Kalteng melakukan survei mengenai jalan-jalan mana saja yang rawan terjadi kecelakaan dan pihaknya sudah melakukan antipasi demi keamanan dan kelancaran arus mudik.
Yulindra menyebutkan, prediksi arus mudik terjadi pada 6-8 April 2024. Namun, karena tanggal 5 April hari Jumat, maka biasanya selepas kantor banyak masyarakat yang sudah bersiap untuk mudik. Karena itu, pihaknya sudah mengantisipasi mengenai hal tersebut.
“Kemudian untuk prediksi arus balik diprediksi terjadi di tanggal 14-15 April, dan posko mudik itu sampai H+7 lebaran atau sampai di tanggal 18 April 2024 yang dimulai sejak tanggal 7 April untuk selurh kabupaten/kota yang ada di Kalteng,” jelasnya.
Demi kelancaran angkutan mudik Lebaran ini juga pihaknya berharap sinergi dan kolaborasi dari semua pihak.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan, pihaknya melalui Dirlantas Polda Kalteng nanti akan bersama-sama Dishub melakukan pengecekan kendaraan angkutan mudik. “Karena kami dari Polda Kalteng nantinya akan menyediakan mudik gratis bagi masyarakat yang hendak mudik di seluruh wilayah 14 kabupaten/kota di Kalteng, maka nanti tentu ada pengecekan kelaiakan kendaraan untuk mudik dan tes narkoba bagi sopir,” katanya. rmp











