Hukrim

Pria Tak Dikenal Tewas di Bawah Rumah Warga

24
×

Pria Tak Dikenal Tewas di Bawah Rumah Warga

Sebarkan artikel ini
Pria Tak Dikenal Tewas di Bawah Rumah Warga
AKIBAT SAKIT - Pihak kepolisian saat mengevakuasi jenazah korban yang berada di bawah rumah warga. TABENGAN/M YAKIN

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Warga Jalan Lintas Kalimantan, RT 06, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dihebohkan dengan seorang pria yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia. Pria tersebut diduga mengalami sakit keras di bawah rumah warga desa setempat, Selasa (4/6) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapolres Pulpis AKBP Mada Ramadita melalui Kasihumas Polres Pulpis AKP Daspin mengatakan, pada dini hari, G (45) yang merupakan warga desa setempat mendengar suara orang dari sebelah rumahnya atau sebelah tempat kejadian perkara.

“Aduh aduh,” ucap G menirukan teriakan pria tersebut.

Ketika G mendatangi sumber suara, ia melihat seorang laki-laki dewasa dengan memakai celana dalam dan kaos oblong berada di bawah parit samping rumah inisial S yang belum selesai dibangun.

G sempat menanyakan kepada korban kenapa berteriak. Korban yang mengaku berasal dari Sei Hanyu itu menjawab sakit perut lalu meminta obat asamfenamat kepada saksi G. Kemudian G kembali kerumahnya untuk meminta kepada istrinya, namun obat yang dimaksud tidak ada.

Setelah itu G kembali lagi dan melihat korban sudah berada di bawah rumah S, sambil beteriak kesakitan dan memegang perutnya. G juga melihat korban membolak-balikan badannya di tanah dengan memutar tubuhnya hingga korban tidak bergerak lagi dengan posisi tengkurap. Melihat kejadian itu, G menghubungi S dan Bhabinkamtibmas Desa Gohong untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk ciri-ciri korban yakni diduga berasal dari suku Dayak dari Sei Hanyu, Kabupaten Kapuas, dan ditemukan hanya memakai celana dalam dan kaos oblong dengan posisi tengkurap. Ciri-ciri lain ada tato corak di lengan kanan.

“Barang bukti yang di amankan yaitu 1 lembar celana dalam yang berlumpur, 1 lembar kaos oblong tanpa lengan corak barong dan 1 buah spanduk,” bebernya.

Lebih lanjut, Tim Inafis Polres Pulpis kemudian melakukan olah TKP, mencatat dan meminta keterangan pelapor dan saksi-saksi, melaksanakan visum ke RSUD Pulpis.

“Rencana tindak lanjut, kita melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mencari identitas korban. Berdasarkan keterangan saksi di TKP, diduga korban mengalami sakit. Hasil pemeriksaan luar sementara jenazah korban tidak terlihat tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya. c-mye