+Bimas Kristen Bartim mengimbau masyarakat, khususnya umat Kristen, untuk tetap waspada namun tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi
TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID– Informasi terkait stiker bertuliskan “Shaloom” yang dijual oleh orang tidak dikenal (OTD) dan ditempel di pintu atau jendela rumah ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut dikaitkan dengan dugaan modus kejahatan, di mana rumah yang ditempeli stiker disebut menjadi target pelaku begal.
Salah satu unggahan yang beredar di Facebook menyebutkan warga diminta waspada terhadap orang asing yang datang menawarkan pemasangan stiker tersebut. Dalam narasi yang viral, disebutkan sudah ada korban di daerah Desa Mangaris, Barito Selatan.
“Sekadar memberi tahu dan mohon hati-hati bagi warga. Jika ada tamu tidak dikenal datang ke rumah, harap waspada. Modusnya memasang tulisan seperti pada gambar, diduga untuk mengintai rumah. Di daerah kami sudah ada kejadian, meski tidak sampai menimbulkan korban,” tulis salah satu pengguna media sosial, Sabtu (18/4/2026).
Seiring dengan beredarnya informasi tersebut, seorang pendeta dalam grup WhatsApp Forum Komunikasi Antar Gereja (FKAG) Barito Timur juga mengingatkan jemaat agar lebih berhati-hati. Ia meminta informasi tersebut disikapi dengan bijak, terlepas dari benar atau tidaknya kabar yang beredar.
Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Bimas Kristen Barito Timur melalui Penyuluh Agama Kristen Daniel Susanto mengimbau masyarakat, khususnya umat Kristen, untuk tetap waspada namun tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Terlepas sudah ditangkap atau belum pelakunya, kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan. Perhatikan arahan dari pimpinan gereja masing-masing, saling mengingatkan, dan segera laporkan kepada pihak berwajib jika menemukan hal mencurigakan,” ujarnya.
Ia juga berharap masyarakat tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan lingkungan guna mencegah potensi tindak kriminal.
Sementara itu beredar di Info Buntok 5 pelaku ditangkap, yang diduga modus memasang stiker bertuliskan shaloom di depan rumah korban yang menjadi sasaran pencurian. Modus pelaku yang tidak biasa ini seakan teroganisir.fwa/red





