Nasional

Teras Berharap Jokowi Tinjau Proyek Strategis Nasional Kalteng

11
×

Teras Berharap Jokowi Tinjau Proyek Strategis Nasional Kalteng

Sebarkan artikel ini
Teras Berharap Jokowi Tinjau Proyek Strategis Nasional Kalteng

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang (Terang) turut merespons kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Kalteng. Hal yang menjadi sorotan adalah masalah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kalteng bernama food estate atau lumbung pangan.

Teras Narang menginginkan, kunjungan Presiden RI Jokowi ke Kalteng, berkenan untuk mengecek dan melihat langsung, perkembangan berbagai PSN di Kalteng. Diharapkan, dapat melakukan akselerasi untuk kepentingan masyarakat. Ini menjadi poin penting, agar kunjungan kerja ke Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila tersebut, dapat menghasilkan dampak yang signifikan bagi pembangunan daerah, maupun pembangunan nasional secara merata, dan berkeadilan untuk kesejahteraan bersama.

Bapak Pembangunan Kalteng ini menjelaskan, di Kalteng ada banyak hal yang mesti diperhatikan sungguh oleh Presiden. Terlebih program food estate di 3  kabupaten, yaitu Kapuas, Pulang Pisau, dan Gunung Mas. Selama ini telah digadang-gadang dan disambut baik warga tani di Kalteng. Program ini berkaitan dengan persoalan pelik bangsa kita, dalam menyiapkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

“Saya berharap, ada kabar baik pasca-kunjungan ini, terkait akselerasi program pangan yang akan berdampak bagi pertanian dan perekonomian daerah,” harap Gubernur Kalteng 2 periode ini, Rabu (26/6), di Palangka Raya

Infrastruktur pendidikan dan kesehatan, kata anggota DPD RI ini, agar mendapat atensi lebih dari Presiden. Kalteng sungguh dapat memacu pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang akan melahirkan generasi emas menuju 2045 mendatang.

Proyek infrastruktur perhubungan daerah, jelas Teras Narang, agar terkoneksi dengan optimalisasi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan ke depannya. Dipertimbangkan kembali, kebutuhan pembangunan transportasi kereta api, yang dulu pernah dicanangkan sebagai bagian integrasi dan konektivitas trans kalimantan oleh pemerintahan sebelumnya.

Sebab, kondisi hari ini, angkutan komoditas sumber daya alam hanya akan merusak jalan utama masyarakat, dan menurunkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memicu banyak masalah lain termasuk kecelakaan lalu lintas.

“Saya berharap sungguh, 3 catatan ini jadi atensi dari Presiden Joko Widodo, dalam kunjungan kali ini. Bagaimanapun, dengan masa tugas beliau yang akan segera berakhir, Kalteng berharap, ada program yang sungguh bisa terlihat nyata dampaknya bagi masyarakat secara berkelanjutan ke depannya,” tambah Teras Narang.ded