NANGA BULIK/TABENGAN.CO.ID – Penjabat (Pj) Bupati Lamandau Lilis Suriani, hadir dan memimpin Apel Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-78 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) di Kabupaten Lamandau 2024 di halaman Madarasah Aliyah Negeri (MAN) Lamandau.
Selain Pj Bupati, turut hadir Sekda Lamandau, M Irwansyah, unsur FKPD, Kepala OPD serta ratusan pegawai dan siswa sekolah yang ada di bawah naungan Kemenag Lamandau.
Dalam sambutan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, disampaikan Pj Lilis Suriani, mengatakan, lahirnya Kementerian Agama RI pada awal tahun juga menjadi semangat tersendiri dalam upaya melayani umat.
“Spirit ganda ini harus diwujudkan dalam bentuk amal bakti yang semakin mendalam dan paripurna. Hari Amal Bakti tentu tidak semata-mata sebuah nama, namun di dalamnya terkandung harapan dan tekad untuk pengabdian kita kepada seluruh umat beragama,” ungkapnya.
Dirinya juga mengajak kepada semua pihak, utamanya ASN di lingkungan Kemenag untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan perjuangan kita mewujudkan segala cita-cita dibentuknya Kementerian Agama.
“Sebagai lembaga yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan pendidikan keagamaan, tugas Kementerian Agama tidaklah ringan, salah satunya yakni menjaga keharmonisan kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional,” tegasnya.
Selain itu, kita juga mempunyai tugas untuk membangun karakter bangsa melalui pendidikan agama. Bekal pendidikan agama yang moderat adalah fondasi kokoh dalam mewujudkan kerukunan umat beragama demi tercapainya tujuan pembangunan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamandau H.Muhidin Arifin M.Pd., menyampaikan, sesuai surat edaran Menteri Agama No 34 Tahun 2023/2024 bahwa tema dari Amal Bakti ini adalah Indonesia Hebat Bersama Umat.
“Artinya kita semua harus bisa turut serta menjaga keharmonisan, kebersamaan di Kabupaten Lamandau,” ujarnya.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh ASN di lingkup Kemenag Lamandau untuk senantiasa menjaga netralitas dalam Pemilu 2024.
“Tidak ada arahan dari pimpinan, yang jelas kita semua harus menjaga netralitas dalam Pemilu tahun ini demi untuk kebaikan, serta kemajuan masyarakat dan Daerah kita,” tutupnya. c-kar











