SPIRIT POLITIK

Duet Ivo-Axcel Narang Penantang Kuat Fairid?

11
×

Duet Ivo-Axcel Narang Penantang Kuat Fairid?

Sebarkan artikel ini
Duet Ivo-Axcel Narang Penantang Kuat Fairid?
Yulistra Ivo Sugianto Sabran - Axcel Arfriando Narang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.IDPengamat politik dan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Farid Zaky menilai, duet Yulistra Ivo Sabran dan Axcel Arfriando Narang akan menjadi penantang kuat petahana Fairid Naparin pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Palangka Raya.

Pasalnya, jika pasangan ini bersatu, sangat patut diperhitungkan. Karena akan menggabungkan dua kekuatan politik besar di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ivo merupakan istri Gubernur Kalteng dua periode H Sugianto Sabran, sementara Axcel Narang, selain tokoh muda dan pengusaha sukses, juga merupakan cucu dari politisi senior dan tokoh Kalteng R Atu Narang dan Teras Narang, yang tentunya darah politik sangat kental di lingkungan keluarganya.

Farid menilai, Ivo mampu menyaingi Fairid, karena statusnya sebagai istri Gubernur pasti memengaruhi elektabilitasnya, meski belum resmi mendaftar sebagai bakal calon (Balon).

Kemudian, Axcel Narang juga memiliki logistik untuk bertarung di Pilwali Palangka Raya. Diketahui, Axcel sebelumnya sudah mendaftarkan diri sebagai Balon Wakil Wali Kota Palangka Raya di beberapa partai politik.

Tetapi, kata Farid, itu bergantung pada penilaian masyarakat. Secara logistik dari Axcel Narang karena memiliki latar belakang pengusaha itu tentu mumpuni.

“Saya melihat pasangan Ivo-Axcel ini patut diperhitungkan, melihat dari background keduanya. Karena Axcel memiliki logistik sebagai pengusaha dan Ivo juga harus melihat karakter dari masyarakat terkait peluang dari pemimpin perempuan,” kata Farid kepada Tabengan, Kamis (18/7).

Dikatakan, jika Ivo mampu memanage (mengatur) dari melihat karakter pemilih perempuan di Palangka Raya dan di-framing sedemikian rupa, tentu itu bisa menjadi penantang yang patut diperhitungkan Fairid, sebagai petahana.

Walaupun Fairid unggul selangkah, karena memiliki sumber daya sebagai petahana. Kemudian kelebihan Fairid juga dari menjalankan pemerintahan, birokrasi dan lainnya itu sudah dilakukan Fairid di periode sebelumnya.

“Makanya tentu harus kerja keras yang akan menjadi lawan-lawan Fairid ini dan walaupun Fairid akan diuntungkan sebagai petahana, tetapi ia juga harus tetap memperhitungkan lawan-lawannya,” pungkasnya.

Terpisah, Pengamat Hukum dan Politik Harati Kalteng Donny Yohanes Laseduw menyebut, duet Ivo Sabran-Axcel Narang berpeluang bersatu di Pilwali.

“Kalau sudah melakukan komunikasi-komunikasi politik tentu pasangan Ivo dan Axcel ini berpeluang dan patut diperhitungkan,” kata Donny, Kamis (18/7).

Kemudian, yang akan menjadi nomor 1 (calon wali kota) harus memperhatikan potensi-potensi dalam pasangan.

“Kalau Axcel misalnya yang masih muda dengan Ivo itu tentu akan menarik suara pemuda dan milenial bersama, karena faktor pemilih muda juga cukup banyak,” imbuhnya.

Menurut Donny, semuanya bisa saja terjadi sesuai dengan komunikasi-komunikasi politik yang dilakukan calon pasangan.

“Apalagi kita tahu, Axcel Narang ini memiliki nama besar karena boleh dikatakan merupakan cucu dari Atu Narang (mantan Ketua DPRD Kalteng) dan Agustin Teras Narang (mantan Gubernur Kalteng dua periode),” jelasnya.

Walaupun tentu ini bukan berbicara lagi terkait sosok dari Atu Narang dan Teras Narang, tetapi soal kemampuan dari Axcel Narang sebagai seorang tokoh muda dan pengusaha.

“Sehingga memang komunikasi-komunikasi politik dan pergerakan politik harus dilakukan. Karena semuanya berpeluang untuk memenangkan pertarungan,” tuturnya.

Ini akan menjadi menarik sekali, kata mantan Anggota DPRD Palangka Raya dua periode tersebut. Sebab, jika ini terjadi Pilwali akan menjadi seru. “Jika pasangan Ivo dan Axcel nanti melawan Fairid dengan siapa pasangannya ini akan menarik. Yang terpenting ada penegakan politik,” bebernya.

Hal yang sekarang dilakukan tentu langkah-langkah politik dari pihak Axcel. Ia harus memperhitungkan terkait langkah yang akan dilakukan ke depan.

“Dengan melakukan langkah-langkah politik untuk mengetahui dan mendekati Ibu Ivo, karena kan yang menjadi nomor satu Ivo, sebagai calon Wali Kota,” pungkasnya. rmp