PILKADA KAPUAS
Syarat Paslon 8 Kursi
Golkar 7 kursi
PDIP 7 kursi
Gerindra 6 kursi
NasDem 6 kursi
PAN 4 kursi
PKB 4 kursi
Demokrat 2 kursi
PBB 1 kursi
PKS 1 kursi
PPP 1 kursi
Hanura 1 kursi
Jumlah 40 kursi
Bacalon
Erlin Hardi-Alberkat Yadi
H Wiyatno-Dodo
M Alfian-Hj Agati S Mahyudin
Dealdo Dwirendragraha Bahat-Parij Ismeth Rinjani
Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim-Tomy Saputra
Muncul 5 Pasang di Kapuas
KUALA KAPUAS – Perang bintang diprediksi akan terjadi di 5 wilayah tengah Kalimantan Tengah (Kalteng). Di Kabupaten Kapuas, sebanyak 5 Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kapuas siap bertanding sebagai kontestan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Masing-masing mengklaim telah mendapat rekomendasi dari partai politik yang duduk di DPRD Kapuas.
Mereka adalah pasangan Erlin Hardi ST dan Alberkat Yadi SH, yang diusung Partai Golkar dan PBB. Kemudian, H Wiyatno SP dan Dodo SP diusung oleh PDI Perjuangan dan Hanura. Ketiga, M Alfian SH dan Hj Agati S Mahyudin SE diusung Partai Gerindra dan PAN.
Keempat, Dealdo Dwirendra Graha Bahat dan Parij Ismeth Rinjani SH diusung oleh Partai Demokrat. Pasangan kelima, Dr H Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim MM dan Tomy Saputra SPd kemungkinan diusung oleh PKB. Namun, dengan syarat pencalonan 8 kursi, ada sejumlah Bapaslon yang masih belum cukup mendulang kursi dukungan di dewan setempat.
PILKADA PULANG PISAU
Syarat Paslon 5 Kursi
Golkar 7 kursi
PDIP 6 kursi
PPP 3 kursi
NasDem 2 kursi
PKB 2 kursi
Demokrat 2 kursi
Gerindra 2 kursi
PAN 1 kursi
Jumlah 25 kursi
Bacalon
Pudjirustaty Narang
H Ahmad Rifai
H Idham Amur
3 Figur Kuat di Pulpis
PULANG PISAU – Suasana politik menjelang Pilkada serentak 2024 di wilayah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) masih adem ayem. Meski pesta demokrasi semakin di depan mata, masyarakat di Bumi Handep Hapakat seolah belum terpengaruh dengan hangatnya tensi politik belakangan ini.
Dari pantauan, bakal calon kepala daerah yang akan bertanding di Pilkada Pulpis masih bertengger 3 figur kuat. Yakni Pudjirustaty Narang, mantan Bupati Pulpis yang juga kader PDIP. Kemudian H Ahmad Rifai, Ketua DPRD Pulpis dari Partai Golkar, dan H Idham Amur, mantan Anggota DPRD Pulpis.
Ketiga bakal calon ini juga telah membina mitra koalisi masing-masing. H Ahmad Rifai, misalnya, mendaftar di 5 partai: Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), NasDem dan Demokrat. Begitu pula dengan H Idham melamar ke 5 partai. Sedangkan Pudjirustaty Narang sepertinya fokus di PDIP. Ketiga bacalon ini tinggal menunggu rekomendasi dari partai yang telah mereka ajukan untuk maju pada Pilkada serentak.
PILKADA KATINGAN
Syarat Paslon 5 Kursi
PDIP 7 kursi
Golkar 4 kursi
PKB 4 kursi
NasDem 3 kursi
Gerindra 3 kursi
Demokrat 1 kursi
Hanura 1 kursi
PPP 1 kursi
Perindo 1 kursi
Jumlah 25 kursi
Bacalon
Sakariyas SE
Saiful
Katingan Diprediksi Head To Head
KASONGAN – Bupati Katingan periode 2018-2023 Sakariyas memastikan diri akan maju kembali pada Pilkada Katingan 2024. Selain maju melalui partai politik pengusungnya 5 tahun sebelumnya PDIP, Sakariyas juga mencalonkan diri melalui partai lainnya.
Diperkirakan bakal terjadi head to head. Sakariyas kemungkinan hanya akan berhadapan dengan bacalon lainnya, Saiful, yang sebelumnya telah muncur dari Pj Bupati Katingan. Jika Sakariyas diusung PDIP, maka tanpa koalisi dengan parpol lain pun sudah bisa mencalonkan diri. Karena PDIP punya 7 kursi di DPRD Katingan, sementara syarat pencalonan hanya 5 kursi.
Sedangkan Saiful yang digadang-gadang maju melalui Partai Golkar, harus melakukan koalisi dengan partai lain, mengingat Golkar hanya memiliki 4 kursi di DPRD Katingan, sehingga harus ada minimal 1 kursi lagi, agar bisa memenuhi kuota pencalonan.
PILKADA GUNUNG MAS
Syarat Paslon 5 Kursi
PDIP 6 kursi
Golkar 6 kursi
Gerindra 2 kursi
NasDem 3 kursi
PAN 1 kursi
Demokrat 3 kursi
Perindo 4 kursi
Jumlah 25 kursi
Bacalon
Jaya Samaya Monong
Lohing Simon
Jaya Monong Vs Lohing Simon di Gumas
KUALA KURUN – Pilkada Kabupaten Gunung Mas juga diprediksi akan terjadi head to head. Perebutan kursi nomor 1 di Gumas diperkirakan hanya akan melibatkan dua kandidat, Jaya Samaya Monong berhadapan dengan Lohing Simon.
Kandidat pertama Jaya Monong adalah mantan Bupati Gumas yang menjabat pada periode sebelumnya, dan kembali mencalonkan diri untuk memimpin Kabupaten Gumas. Sementara kandidat kedua, Lohing Simon Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang menawarkan perspektif dan program-program segar untuk wilayah ini.
Jaya Monong yang sebelumnya telah dikenal oleh publik dan memiliki rekam jejak sebagai pemimpin, diharapkan bisa menarik suara dari pemilih yang mendukung kontinuitas dan pengalaman dalam pemerintahan. Di sisi lain, Lohing Simon yang akan maju dalam Pilkada Gumas Gumas mencoba menawarkan inovasi dan ide-ide segar yang bisa menjadi solusi untuk tantangan-tantangan baru yang dihadapi oleh kabupaten.
Dengan hanya dua kandidat yang bertanding, pemilihan ini diprediksi akan menjadi pertarungan yang sangat menarik dan menentukan, mengingat masing-masing kandidat membawa kelebihan dan visi yang berbeda untuk masa depan daerah ini.
PILKADA PALANGKA RAYA
Syarat Paslon 6 Kursi
Golkar 6 kursi
Demokrat 4 kursi
PDIP 3 kursi
PKB 3 kursi
Gerindra 3 kursi
NasDem 3 kursi
PAN 3 kursi
Hanura 1 kursi
PSI 2 kursi
Perindo 2 kursi
Jumlah 30 kursi
Bacalon
Fairid Naparin
Axcel Narang
Andrie Ella Embang
Rojikinor
Berebut Wakil Petahana
PALANGKA RAYA – Peta politik menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Palangka Raya 27 November 2024, terus dinamis. Meski calon petahana Fairid Naparin dipastikan akan maju, namun siapa yang akan menjadi wakilnya, hingga kini tak ada yang tahu.
Informasi terbaru, saat ini ada 12 nama potensial yang terus bergerilya merebut simpati sang petahana. Mereka bersaing untuk mendapatkan posisi sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota mendampingi Fairid di Pilwali mendatang.
Wali Kota Palangka Raya periode 2018-2023 itu berpeluang kembali memenangkan Pilwali, jika memilih pasangan yang tepat. Munculnya banyak nama, juga membuat Fairid memiliki banyak opsi atau pilihan dalam menentukan wakil sesuai dengan kebutuhan untuk meraih kemenangan.
Nama yang muncul sudah tidak asing lagi, mulai dari kalangan politisi, birokrat, pengusaha hingga akademisi. Dari kalangan politisi di antaranya Hj Umi Mastikah dari Demokrat yang juga Wakil Fairid sebelumnya. Kemudian Sigit Widodo politisi PDIP, Evan Rahman Saputra politisi NasDem, Suranto politisi Gerindra serta politisi PKB Sugianor.
Sementara dari kalangan birokrat ada nama Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, Pj Sekda Palangka Raya Achmad Zaini dan Kepala BPPRD Kota Palangka Raya Emi Abriyani.
Kemudian dari kalangan pengusaha dan tokoh muda Axcel Arfriando Narang. Dari kalangan akademisi, mantan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) 2018-2022 Prof Dr Andrie Elia Embang.c-hr/c-mye/c-dar/c-hen/rmp





