PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID- Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daetah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau Sentot Siswanto mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya di Bumi Handep Hapakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Saya mengingatkan kepada masyarakat, khususnya yang akan membuka lahan untuk aktivitas pertanian supaya tidak dengan cara membakar, melainkan dilakukan dengan cara Buka Lahan Tanpa Bakar (BLTB) agar lingkungan kita terhindar dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), ” kata Sentot Siswanto.
Dijelaskan pria yang juga menjabat DPC Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pulang Pisau ini, dampak yang akan ditimbulkan akibat bencana Karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan, perekonomian, transportasi, kelangsungan kelestarian alam dan lainnya.
Anggota Dewan dari Dapil II Kecamatan Maliku dan Pandih Batu ini menegaskan, Karhutla tahun 2015 dan 2019 lalu telah berdampak besar bagi kesehatan, perekonomian, penerbangan dan kelestarian alam serta flora dan fauna. Oleh karenanya, kata Sentot, pihaknya kembali mengingatkan agar dalam membuka lahan jangan dilakukan dengan membakar. Namun, dilakukan dengan cara BLTB.
“Pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan tentang imbauan dan larangan untuk membakar lahan, dan jika kedapatan oknum yang dengan sengaja membakar lahan akan dikenakan sangsi pidana,” ungkapnya.
Sentot mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya yang akan melakukan aktivitas membuka lahan agar mematuhi imbauan dan peraturan terkait larangan membakar hutan dan lahan demi kebaikan bersama.
“Karhutla itu menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga lingkungan kita dari bahaya Karhutla,” tandasnya. c-mye





