PENYERAHAN-Pengurus DPP Kordinator Wilayah Kalimantan Syarif Abdullah menyerahkan BKWK kepada Halikinor yang akan maju dalam Pilkada Kabupaten Kotim, Selasa (20/8), di Jakarta.TABENGAN/ISTIMEWA


- Palangka Raya: Fairid Naparin SE-Ir H Ahmad Zaini MA
- Gunung Mas: Jaya Samaya Monong SE MSi-Ir Efrensia LP Umbing MSi
- Kotim: H Halikinnor SE MM-Supriyanti Rambat
- Seruyan: Muhamad Mukhlis-Muhamad Aswin
- Kobar: Hj Nurhidayah SH MH-Suyanto
- Lamandaw: Rizky Aditya Putra SE MM-Abdul Hamid
- Sukamara: Dr H Kaspinor SE MSi-Jondi Iskandar
- Barsel: Juana-Tini Rusdihati
- Bartim: Muhammad Yamin-Adi Mula Nakalelo
- Barut: Akhmad Gunadi-Sastra Jaya
- Mura: Heriyus-Rahmanto Muhyiddin SHi MH
- Kapuas: Dealdo Dwirendragraha Bahat-H Farij Ismeth Rinjani
- Pupis: H Ahmad Rifai SKom-H Ahmad Jayadikarta SIP MAP.
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Partai NasDem menjadi salah satu Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2024, dan mendapatkan sejumlah kursi di DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Keberhasilan tersebut mengantarkan Partai NasDem untuk dapat memberikan rekomendasi bagi para calon kepala daerah, yang akan ambil bagian dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Partai NasDem Kalteng secara resmi membuka pendaftaran, yang dilanjutkan dengan tahapan Ngobrol Pintar (Ngopi) dengan calon-calon yang mendaftar. Hasilnya, Partai NasDem, Selasa (20/8) di Jakarta, menyerahkan rekomendasi berupa BKWK kepada 13 pasangan calon, yang terdiri dari 12 kabupaten, dan 1 kota.
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh melalui Sekretaris DPW Partai NasDem Kalteng Mukarramah membenarkan, DPP Partai NasDem menyerahkan langsung surat BKWK kepada pasangan calon yang akan diusung.
“Partai NasDem mengeluarkan rekomendasi berupa BKWK untuk 13 pasangan calon Kepala Daerah dari 12 kabupaten dan 1 Kota. Rekomendasi berupa BKWK, diserahkan Pengurus DPP Kordinator Wikayah Kalimantan Syarif Abdullah, dan dihadiri oleh Ketua Sekretaris Bapilu, dan Tim Penjaringan calon Kepala Daerah Partai Nasdem Kalteng,” kata Mukarramah dalam keterangan persnya, Selasa (20/8), di Jakarta.
Sementara ini, kata Mukarramah, BKWK yang diberikan hanya untuk 13 daerah dulu. Sedangkan untuk Kabupaten Katingan, dan Provinsi Kalteng akan segera menyusul untuk diumumkan. Tentunya, BKWK yang diberikan ini sudah melalui tahapan yang dilakukan daerah, dan juga pusat.
Artinya, kata Mukarramah, BKWK yang diberikan sudah dengan sejumlah pertimbangan, termasuk survey hingga akhirnya diserahkan. ded/rmp





