PERIKSA KESEHATAN CALON-RSUD Doris Siapkan 42 Dokter Spesialis

PERIKSA KESEHATAN CALON-RSUD Doris Siapkan 42 Dokter Spesialis
Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Ady Pradita

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus Palangka Raya ditunjuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah dan sembilan KPU Kabupaten/Kota, sebagai tempat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah dan wakilnya.

Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Ady Pradita mengatakan, pihaknya sudah siap memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah yang sudah mendaftar ke KPU. Sebanyak 42 dokter spesialis telah disiapkan.

“Rumah Sakit dr Doris Sylvanus sering ditunjuk sebagai tempat pemeriksaan bagi calon kepala daerah di tahun-tahun sebelumnya, sehingga kami sudah sangat siap membuka layanan pemeriksaan kesehatan,  yang dibuka mulai besok (Selasa),” kata Ady, Senin (26/8).

Ady membeberkan, KPU yang menunjuk RSUD Doris Sylvanus sebagai rujuk memeriksa kesehatan di antaranya, KPU Provinsi Kalteng, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas, Katingan, Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan.

“Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat menggunakan rumah sakitnya sendiri, sedangkan Seruyan, Sukamara dan Lamandau diperkirakan akan memeriksa di RSUD yang dekat dengan wilayahnya,” terangnya.

Ia menjelaskan, jadwal pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah yang disediakan oleh RSUD Doris Sylvanus akan dimulai pada tanggal 27 Agustus hingga 2 September 2024.

“Pleno hasil pemeriksaan kesehatan dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 3 September, dan tanggal 4 September hasil pemeriksaan akan diserahkan ke KPU masing-masing daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai rumah sakit yang sering digunakan untuk pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah, RSUD Doris Sylvanus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk Pilkada 2024.

“Semua pihak yang terlibat diharapkan dapat memberikan kerja sama dan dukungan penuh agar proses pemeriksaan kesehatan berjalan lancar dan benar-benar berkualitas,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Humas RSUD Doris Sylvanus Khairil Anwar menerangkan, tempat pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah akan menggunakan gedung Medical Check-Up (MCU) terpadu yang sudah disterilkan.

“Hal ini dilakukan karena RSUD Doris Sylvanus ingin memastikan pemeriksaan kesehatan bebas dari intervensi dari siapa pun. Kami juga memeriksa kesehatan secara transparansi, agar calon kepala daerah yang merasa nyaman atau adil,” katanya.

Terpisah, Ketua Tim Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah dr Anton Fernando Abel menerangkan, pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah melibatkan 42 dokter spesialis dan 2 psikolog.

“Dengan banyaknya dokter yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah, diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan, karena jadwal hanya sedikit, namun akan kita memaksimalkan pelayanan untuk setiap calon kepala daerah yang datang,” jelasnya.

Ia menyebut, pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah diperkirakan akan memakan waktu 4-5 jam dalam sehari dan dilanjutkan pada hari berikutnya untuk pemeriksaan psikolog.

“Kami tidak menggabungkan hari pemeriksaan kesehatan fisik dan pemeriksaan psikolog, karena para psikiater memerlukan konsentrasi yang tinggi untuk menangani calon kepala daerah,” ujarnya. jef