*Agustiar-Edy Koalisi Huma Betang
*Willy-Habib Kalteng Harmonis
*Koyem-SHD Satukan Timur dan Barat
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Hari terakhir pendaftaran, Kamis (29/8), tiga bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) datang bergiliran ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendaftarkan diri.
Pertama, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo bersama pendukungnya tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Rombongan yang bertolak dari Bundaran Besar Palangka Raya itu terdiri dari masyarakat berpakaian adat. Seperti baju adat Dayak, baju kesenian kuda lumping dan lainnya.
Agustiar-Edy didampingi para ketua partai pendukung, Partai Gerindra, PAN, PKS dan PSI, dan PKN serta ratusan simpatisan.
Sebelum tiba di KPU, Agustiar-Edy berjalan kaki menuju kantor KPU, menunjukkan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Agustiar juga didampingi ibu, istri dan anaknya. Bapaslon ini membawa slogan “Lanjutkan Kalteng Berkah”.
Setibanya di depan kantor KPU, pasangan ini disambut dengan tradisi Lawang Sakepeng, simbol keramahan dan penerimaan yang hangat dari masyarakat Kalteng. Setelah itu, Agustiar-Edy menyerahkan berkas pendaftaran kepada KPU.
Anggota KPU Kalteng Divisi Teknis Dwi Swasono menyebut, berdasarkan penelitian dan pemeriksaan dokumen, Agustiar-Edy didukung sebanyak 26,11 persen dari total gabungan partai politik hasil pemilu legislatif 2024 dan memenuhi syarat minimal dukungan.
“Kelengkapan dokumen pendaftaran ini dinyatakan diterima dan memenuhi syarat,” jelas Dwi.
Agustiar menyampaikan terima kasih kepada partai-partai yang telah memberikan dukungan kepada dirinya bersama Edy.
“Saya percaya setiap orang dan masa memiliki waktunya masing-masing. Tahun ini adalah waktu untuk Agustiar-Edy,” kata Agustiar saat menyampaikan sambutan.
Kakak kandung dari Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran itu akan membawa visi untuk mengangkat masyarakat Dayak secara khusus dan masyarakat Kalteng secara umumnya.
“Insya Allah setiap orang itu ada zaman, setiap zaman ada orangnya. Insya Allah tahun ini zamannya Agustiar-Edy bersama “Koalisi Huma Betang”. Pak Edy ini rekam jejaknya jelas dan solid untuk Kalteng,” ujarnya.
Willy Yoseph-Habib Ismail
Bapaslon berikutnya, Willy Midel Yoseph (WMY) dan Habib Ismail Bin Yahya bersama rombongan partai pengusung, Partai NasDem, PKB dan PBB serta ratusan pendukungnya, tiba di KPU Kalteng sekitar pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen pasangan Willy-Habib, gabungan partai politik pengusung, juga telah memenuhi syarat minimal dukungan.
“Kelengkapan dokumen pendaftaran Willy-Habib Ismail dinyatakan diterima dan memenuhi syarat,” ujar Dwi.
Willy mengatakan, alasan dirinya maju sebagai bacagub karena merasa terpanggil oleh rakyat Kalteng yang menginginkan putra daerah maju sebagai Calon Gubernur Kalteng.
“Dan saya adalah putra asli Kalteng, suku bangsa Dayak. Maka itu, saya merasa panggilan ini sangat luar biasa dan yang bisa menjawab aspirasi dari rakyat Kalteng, Partai NasDem, PKB dan PBB. Sehingga saya merasa siap untuk maju dan membawa perubahan yang lebih baik untuk Bumi Tambun Bungai ini,” ungkapnya.
Sementara, Habib Ismail mengatakan, tagline yang diusung pasangan ini, “Kalteng Harmonis”, Hebat, Amanah, Religius, Maju, Nasionalis, Indah dan Sejahtera.
“Pada akhirnya dari tagline yang kami usung ini untuk semata-mata menjamin kesejahteraan untuk masyarakat,” ujar Habib.
Sebelumnya, Willy mengungkapkan ia sudah mengundurkan diri dari sebagai kader PDIP. Status proses pengunduran diri dari PDIP dan Fraksi PDIP di DPR RI sedang berjalan.
“Saya tidak usah membicarakan ini, karena sangat sensitif. Karena saya tahu di sana partai saya dulu, mereka juga banyak menyukai saya. Saya tidak ingin melukai mereka untuk berbicara banyak,” ujarnya, di kantor Nasdem Kalteng, Rabu (28/8).
Ia meyakini, untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tidak memandang dari partainya. ”Karena itu, jalan yang mungkin yang saya bisa menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur bersama Habib ini adalah melalui partai yang saat ini mengusung saya,” kata Willy.
Nadalsyah-Supian Hadi
Bapaslon terakhir yang datang mendaftarkan diri ke KPU Kalteng, Nadalsyah (Koyem) dan Supian Hadi (SHD). Mereka tiba di KPU sekitar pukul 14.40 WIB, diantar ratusan simpatisan dan pengurus partai pendukung. Pasangan ini diusung PDIP, Demokrat, Hanura, PPP dan Garuda. Keduanya langsung menyerahkan berkas pendaftaran kepada petugas KPU.
Dalam sambutannya, Koyem mengucapkan terima kasih atas dukungan partai politik yang mengusungnya bersama SHD, sehingga bisa mendaftar ke KPU di hari terakhir.
“Alhamdulillah, kami datang ke kantor KPU dengan persyaratan berkas calon gubernur yang telah diperiksa oleh tim kami. Persyaratan yang kami ajukan, Insya Allah, sudah lengkap dan silakan untuk dicek kembali,” ujar Koyem.
Koyem juga mengimbau masyarakat Kalteng agar menghargai perbedaan pendapat di pilkada 2024. “Ini adalah saatnya kontestasi politik di tahun 2024 ini berjalan dengan aman dan lancar, ” harapnya.
Sementara itu, SHD mengungkapkan, pasangan Koyem-SHD memiliki kekuatan yang solid, karena mewakili aspirasi masyarakat dari berbagai wilayah di Kalteng.
“Nadalsyah sebagai bentuk keterwakilan masyarakat daerah timur Kalteng, sedangkan saya sendiri sebagai keterwakilan masyarakat dari daerah barat Kalteng,” katanya.
Kehadiran SHD sebagai Bacawagub merupakan hasil penugasan langsung dari Sekjen DPP PDIP. “Pukul 14.00 WIB kemarin saya dipanggil Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto untuk menghadap dan saya ditugaskan menjadi Calon Wakil Gubernur Kalteng mendampingi Nadalsyah,” ungkapnya.
Anggota KPU Kalteng Divisi Tekhnis, Dwi Sasono, menyampaikan, berdasarkan penelitian dan pemeriksaan awal, dokumen pasangan Koyem-SHD telah memenuhi syarat minimal dukungan.
“Pemeriksaan kelengkapan dokumen pencalonan pendaftaran calon dinyatakan diterima,” tegas Dwi.
Koyem-SHD merupakan pasangan keempat atau terakhir yang mendaftar ke KPU untuk bertarung di Pilgub Kalteng pada 27 November 2024. Sehari sebelumnya, Bapaslon Abdul Razak-Sri Suwanto dari Partai Golkar, Perindo, Gelora, Buruh dan Ummat sudah lebih dulu mendaftar. rmp











