SPIRIT POLITIK

KOYEM-SHD Ingin Bangun Kalteng Seperti Soekarno dan Tjilik Riwut

25
×

KOYEM-SHD Ingin Bangun Kalteng Seperti Soekarno dan Tjilik Riwut

Sebarkan artikel ini
DEKLARASI-Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng H Nadalsyah Koyem dan H Supian Hadi saat deklarasi di Tugu Soekarno dan Rumah Pahlawan Nasional Tjilik Riwut, Minggu (1/9).TABENGAN/RAHUL
MERIAH-Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Koyem-SHD saat deklarasi di Sampit, Kotim. TABENGAN/DEVI ANA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Nadalsyah Koyem dan H Supian Hadi (SHD) menggelar deklarasi di Tugu Soekarno dan Rumah Pahlawan Nasional Tjilik Riwut, Minggu (1/9) pagi.

“Kami ingin menggelorakan semangat pembangunan, seperti apa yang diinginkan Pak Soekarno dan Pak Tjilik Riwut,” kata Koyem saat  deklarasi didampingi SHD, dihadiri perwakilan partai pengusung dan pendukung, PDIP, Demokrat, PPP dan Hanura, serta perwakilan dari keluarga Tjilik Riwut.

Deklarasi pertama ini, dilakukan setelah pendaftaran pasangan Koyem-SHD di KPU Kalteng dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya pada Jumat dan Sabtu (30-31/8).

“Saya mengajak masyarakat menjadikan konstelasi Pilkada tahun 2024 ini berjalan aman dan tertib sesuai keinginan anak bangsa,” ujar Koyem didampingi SHD dan ketua partai politik pengusung.

Setelah deklarasi, Koyem-SHD berjalan kaki dari Tugu Soekarno Jalan S Parman menuju  ke Rumah Tjilik Riwut Jalan Jenderal Sudirman Palangka Raya.

Sesampainya di Galeri Tjilik Riwut, Koyem-SHD disambut Kameloh Ida Lestari, putri pahlawan Kalteng itu.

Mantan Bupati Barito Utara dua periode ini, mengungkapkan sebagai putra bangsa yang lahir di Kalteng, dirinya bersama Supian Hadi ingin membangun tanah kelahiran. Ia ingin agar Kalteng ini lebih baik lagi.

“Kita sudah mulai menyiapkan program-program yang akan kami jalankan saat nanti terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalteng ini menyebut program-program yang akan dijalankan jika terpilih meliputi pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan pendidikan. Program tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami siap mengabdikan diri untuk Kalteng yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya.

Sementara, SHD yang  juga mantan Bupati Kotawaringin Timur dua periode itu menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan Koyem dalam membangun Kalteng.

“Kebersamaan kami adalah kekuatan untuk mewujudkan visi besar Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 09.30 WIB, mereka pun bertolak langsung ke Sampit untuk melanjutkan deklarasi tepatnya di Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada siang harinya.

Ribuan Massa di Sampit

Sementara itu, acara deklarasi Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Koyem-SHD di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dihadiri ribuan massa partisipan dari daerah setempat.

“Kami merasa bangga dan bahagia meskipun persiapannya hanya 2 hari untuk deklarasi ini tapi  antusias masyarakat Kotim begitu banyak untuk mendukung kami, ” kata Koyem, di Sampit, Minggu siang.

Deklarasi  itu digelar di Taman Kota Sampit dengan dihadiri oleh partai pengusung maupun pendukung pasangan dengan jargon Koyem-SHD.  Dikatakan, pasangan Koyem-SHD telah direncanakan secara matang. Menurutnya, untuk menjadi pemimpin harus berasal dari timur dan barat.

“Ini direncanakan dengan matang yaitu pasangan timur dan barat. Jadi nanti tidak ada lagi ketimpangan untuk pembangunan di Kalimantan Tengah ini, ” ujarnya.

Karena jika paslonnya hanya barat atau timur saja maka pembangunan akan fokus pada satu titik saja. Berbeda jika dari dua wilayah yaitu barat dan timur maka pembangunan seimbang.

“Kami berdua bukan hanya milik barat atau timur saja,   tapi kami milik masyarakat Kalteng dari barat ke timur. Untuk pembangunan jangan diragukan, kami cukup berpengalaman,” ungkapnya.

Disampaikan, dirinya pernah menjabat Bupati Barito selama dua periode dan SHD juga menjabat sebagai Bupati Kotim dua periode. Dengan pengalaman tersebut dirinya yakin akan membangun Kalteng lebih baik lagi ke depannya.

Dia juga sempat menyinggung isu-isu miring terkait pasangan tersebut. Diungkapkan, dalam kontestasi ada kawan politik yang tidak selaras biasanya akan membuat isi negatif.

“Itu hal yang biasa tetapi saya meminta kepada seluruh pendukung SHD akan bersikap dewasa mendengar isu-isu negatif. Apapun yang kami berdua rencanakan sebaik apapun visi dan misi kami berdua nanti itu pasti tidak baik di mata kawan politik yang tidak sesuai, tidak selaras dengan kita. Sebab itu kita lurus saja, bantu kami berdua meluruskan isu negatif ini, sehingga bisa dicintai oleh masyarakat dan membangun Kalimantan Tengah, ” tutupnya. rmp/dev

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *