-
SPIRIT POLITIK

Willy-Habib Siap Perbaiki Iklim Investasi di Kalteng

42
×

Willy-Habib Siap Perbaiki Iklim Investasi di Kalteng

Sebarkan artikel ini
PAPARAN-Bakal Calon Gubernur Kalteng Willy Midel Yoseph menjadi narasumber pada kegiatan Seminar Nasional Senior GMKI di Palangka Raya, Sabtu (14/9). FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Bakal Calon Gubernur Kalteng Willy Midel Yoseph menjadi narasumber pada kegiatan Seminar Nasional Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), yang dilaksanakan Perhimpunan Nasional Perkumpulan Senior (PNPS) GMKI di Palangka Raya, Sabtu (14/9).

Tokoh Pendidikan Willy Yoseph menyampaikan, Kalteng membutuhkan pemimpin yang bisa membangun ekonomi, mengingat kondisi saat ini yang membutuhkan peningkatan dan perbaikan.

Menurut Willy, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya disebabkan oleh terbatasnya investasi di Kalteng. Berdasarkan data, sektor primer masih menjadi penyumbang tertinggi realisasi investasi.

Bidang investasi masih sangat terbatas, khususnya tiga sektor utama, yaitu tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, diikuti oleh pertambangan, dan industri makanan. Sementara sentra investasi terletak di Kapuas, Kotim, dan Barito Utara (Barut).

Kondisi ini perlu diperbaiki, tegas Willy, karena potensi sumber daya alam tersebar di Kalteng. Potensi pertanian, Kalteng memiliki kemungkinan fisik yang cocok, untuk usaha pengembangan persawahan pasang-surut, terutama di wilayah sekitar Kabupaten Kapuas, Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat.

“Pemprov Kalteng belum cukup meningkatkan potensi perkebunan rakyat yang meliputi tanaman karet, kelapa, kopi, lada dan cengkeh, yang masih mempunyai kemungkinan untuk lebih ditingkatkan hasilnya. Kalteng memiliki 80 persen wilayah hutan, yang masih merupakan hutan yang kaya akan jenis, kayu dan hasil hutan lainnya seperti, damar, rotan, dan tengkawang,” urai Willy.

Menurut Willy, sektor penting lainnya adalah potensi perikanan dan kelautan. Dimana, Kalteng memilki wilayah perairan tawar seperti sungai, danau dan rawa dan laut seluas 94.500 km2 dengan panjang garis pantai ± 750 km.

Willy juga menunjuk pada potensi pariwisata, dimana Kalteng memiliki objek wisata yang berbasis Ekowisata (EcoTourism), berupa wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, dan taman nasional yang tersebar di hampir seluruh kabupaten dan kota.

Seminar ini diadakan oleh Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKI. Nampak hadir Ketua Panitia Andriany yang juga menjabat Asisten III Sekda Kabupaten Pulang Pisau, Ketua Umum PNPS GMKI Febry Calvin Tetelepta, yang juga menjabat Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI, Sekretaris Jenderal PNPS GMKI Dr Sahat Sinaga dan para pimpinan cabang PNPS GMKI dari seluruh Indonesia.

Turut hadir Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait, Gurubesar Universitas Hasanuddin Prof Dr Riana Mangesa, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Theofransus Litaay, Tokoh Politik Nasional Firman Jaya Daeli.ded

-
-
-