
PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Kalangan anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) memberikan dukungan serta mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten yang melaksanakan sosialisasi anti narkoba di kalangan pelajar pada 2024. Wakil Ketua sementara DPRD Mura Likon menyampaikan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dampaknya sangat merusak tidak hanya secara fisik, tetapi juga dapat menggangu stabilitas politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pembangunan suatu wilayah.
“Narkoba wajib kita cegah dan berantas, untuk menyelamatkan fisik, mental, moral, hingga masa depan generasi muda kita,” tegas Likon, beberapa hari lalu. Politisi dari Partai Nasdem ini menambahkan, kelanjutan pembangunan bangsa, khususnya di Kabupaten Murung Raya, sangat bergantung pada generasi muda yang produktif, inovatif, kreatif, visioner, dan tentu saja bebas dari narkoba.
Likon menekankan bahwa upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba membutuhkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama berperang melawan narkoba dan membangun Indonesia serta Murung Raya bebas narkoba. “Mari kita satukan tekad dan semangat untuk perang terhadap narkoba, mulai dari membangun diri kita sendiri bebas dari narkoba,” ungkapnya.
Dukungan juga disampaikan anggota DPRD Mura, Imanudin. Ia memberikan apresiasi atas langkah strategis yang diambil oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Mura, Rudie Roy, dalam membuka acara Sosialisasi Anti-Narkoba di kalangan pelajar pada tahun 2024. Acara yang diselenggarakan di Aula Gedung Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mura, pekan kemarin, menjadi bagian penting dalam memperkuat kesadaran generasi muda mengenai bahaya narkoba.
Imanudin dalam keterangannya menekankan pentingnya kerja sama seluruh lapisan masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia mengajak semua komponen masyarakat Murung Raya untuk bersatu dan berkomitmen dalam memerangi narkoba. “Mari kita satukan tekad dan semangat untuk perang terhadap narkoba. Mari kita bangun Indonesia bebas narkoba, khususnya di lingkup Kabupaten Murung Raya. Perubahan besar dapat dimulai dari diri sendiri, dengan menjaga diri agar bebas dari narkoba,” ujar Imanudin.
Lebih lanjut, Imanudin menjelaskan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan secara individu, tetapi juga berdampak luas yang mengganggu kestabilan sosial, ekonomi, dan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, ia menilai bahwa pendidikan dan sosialisasi di kalangan pelajar menjadi langkah preventif yang sangat krusial dalam memerangi peredaran narkoba.
Melalui sosialisasi ini, Imanudin berharap para pelajar di Kabupaten Murung Raya tidak hanya memahami risiko narkoba tetapi juga bisa menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar mereka. Upaya ini, menurutnya, selaras dengan cita-cita pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang bebas dari bahaya narkoba dan menjamin masa depan generasi muda yang sehat dan produktif.
Acara ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah dan legislatif Murung Raya dalam memprioritaskan kesehatan dan keselamatan generasi muda melalui pendidikan anti-narkoba. Sosialisasi yang diadakan ini menjadi momentum penting dalam rangkaian upaya menuju Kabupaten Murung Raya yang bersih dan aman dari narkoba.
Kepala Badan Satuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Murung Raya, Mizam Chandrapati, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Mizam berharap, melalui sosialisasi ini, para pelajar tidak hanya memahami dampak negatif narkoba dari segi kesehatan, psikologis, dan sosial, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan kesadaran tentang bahaya narkoba di lingkungan mereka. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan generasi muda Murung Raya dapat lebih sadar akan bahaya narkoba dan terhindar dari jeratnya. ist











