Hukrim

Masyarakat Katingan Hilir Digegerkan Mayat di Kebun Sawit

22
×

Masyarakat Katingan Hilir Digegerkan Mayat di Kebun Sawit

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Katingan Hilir Digegerkan Mayat di Kebun Sawit
TAK DIKENAL - Jenazah Korban saat dievakuasi ke kamar mayat RSUD Mas Amsyar, Kasongan, Jumat (6/12) malam. FOTO ISTIMEWA

KASONGAN/TABENGAN.CO.ID –  Masyarakat Bukit Batu Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tak dikenal tanpa identitas, Jumat (6/12) malam. Jenazah lelaki yang membusuk tersebut berada di perkebunan kelapa sawit, Jalan Mansyah atau Jalan Sayadi, Kasongan.

Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Affan E Batubara saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, pada Jumat (6/12) malam, kepada sejumlah awak media membenarkan penemuan mayat tersebut.

Menurut Kapolsek, kronologis awal penemuan mayat tersebut terjadi hari Minggu (1/12) pagi sekitar 06.00 wib, dua orang saksi sedang membersihkan lahan di sekitar kebun kelapa sawit tersebut. Sore harinya ketika mau pulang ke rumah, mereka mencium aroma busuk.

“Dikira aroma tak sedap itu adalah aroma binatang yang telah mati, sehingga kedua saksi tersebut langsung pulang ke rumahnya,” kata Iptu Affan.

Selanjut, kedua orang saksi tersebut pada hari Jumat (6/12) pagi, kembali bekerja ke lahan kebun kelapa sawit itu. Sekitar pukul 16.00 WIB ketika dalam perjalanan pulang ke rumah, kedua orang saksi tersebut tiba-tiba menemukan seorang mayat yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki dewasa tanpa identitas.

“Setelah menemukan, mereka berdua langsung melaporkan tentang penemuan mayat tersebut kepada kami, di Polsek Katingan Hilir,” terangnya.

Berdasarkan laporan tersebut, menurutnya, dirinya langsung mengajak anggotanya ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau tempat ditemukannya mayat tersebut. Setelah tiba di TKP, dengan bantuan anggota TNI dan masyarakat setempat, mayat tersebut dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar Kasongan dengan menggunakan mobil ambulans.

Di tempat yang sama, keesokan harinya , tepatnya Sabtu pagi (7/12) Wakapolsek Katingan Hilir Ipda Alip Nurhidayat mengatakan, mayat tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk dioutopsi.

“Guna mengetahui penyebab meninggalnya korban tanpa identitas tersebut,” terang Ipda Alip.

Dia mengaku belum mengetahu keluarga korban tersebut. Hal ini berdasarkan penyelidikan yang sudah dilaksanakannya.

Salah satunya, saat bertanya kepada sejumlah masyarakat di sekitar ditemukannya mayat tersebut. Satu orangpun dari masyarakat setempat saat ditanyakan tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya dalam beberapa hari terakhir ini.

Lanjutnya, saat mayat ditemukan hingga dievakuasi ke kamar mayat RSUD Mas Amsyar, selain kondisi mayat tidak bisa dikenali lagi wajahnya. Barang bukti dan identitasnya juga tidak ada di TKP. Yang ditemukan di sekitar TKP hanya sandal jepit sebanyak dua buah, warna hitam dan warna putih.

Meskipun tidak bisa memastikan apakah korban dianiaya, namun menurutnya, kalau dilihat dari kondisi kepala korban ada tanda-tanda mengalami keretakan.

“Namun demikian, kita tunggu hasil outopsi nanti saja,” ujarnya, seraya menjelaskan, dengan kondisi seperti itu diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar satu pekan sebelum ditemukan. c-dar