Hukrim

Kelurahan Candi Kobar Masuk Kategori Bahaya Peredaran Narkoba

20
×

Kelurahan Candi Kobar Masuk Kategori Bahaya Peredaran Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kelurahan Candi Kobar Masuk Kategori Bahaya Peredaran Narkoba
Plt Kepala BNN Kabupaten Kobar Hajar Sugihandoyo

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID– Peredaran narkoba di wilayah Kotawaringin Barat (Kobar) sudah sangat mengkhawatirkan, pasalnya kabupaten dengan julukan Bumi Marunting Batu Aji ini telah ditetapkan sebagai zona merah dalam peredaran gelap narkoba. Hal tersebut berdasarkan hasil Indeks Kawasan Rawan Narkoba (IKRN) yang dirilis oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Plt Kepala BNN Kabupaten Kobar Hajar Sugihandoyo mengatakan bahwa berdasarkan data yang dimiliki, Kobar menjadi salah satu wilayah rawan peredaran narkoba di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sehingga Kobar pun masuk zona merah.

“Kami melihat berdasarkan data Indeks Kawasan Rawan Narkoba  untuk Kobar  untuk peredaran gelap narkoba wilayah Kalteng, Kobar masuk zona merah,” katanya, Rabu (23/4).

Menurutnya , secara keseluruhan Kabupaten Kobar berada dalam kategori waspada, akan tetapi ada satu  wilayah yang masuk kategori bahaya, yakni Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai.

“Kami telah melakukan pemetaan untuk semua wilayah ini dimana Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai masuk dalam kategori bahaya karena tingkat kerawanannya sangat tinggi,” imbuh Hajar.

Masuknya Kobar sebagai zona merah peredaran gelap narkoba disebabkan letaknya yang strategis. Semua pintu masuk ke Kobar telah terbuka, baik melalui darat ,laut maupun udara, sehingga perlu dijaga ketat akses pintu masuk tersebut.

Hajar Sugihandoyo menyatakan,  pihaknya pun  sangat mendukung wacana yang disampaikan oleh Bupati Kobar Hj.Nurhidayah yang akan melakukan tes urine terhadap seluruh ASN di lingkup pemerintahan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kami sangat mendukung penuh atas rencana tersebut, baik dari sisi sumber daya manusia maupun teknis pelaksanaan, selain kami pun kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya dari penggunaan narkoba itu sendiri,  terutama bagi pelajar, karena generasi muda ini harus kita bentengi secara kuat agar tidak terjerumus dan merusak masa depannya,” pungkasnya. c-uli