Hukrim

Korban Kelotok Karam Sungai kahayan Ditemukan Tak Bernyawa

19
×

Korban Kelotok Karam Sungai kahayan Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
Korban Kelotok Karam Sungai kahayan Ditemukan Tak Bernyawa
TENGGELAM-Jenazah Muhammad Akbar (20) ketika dievakuasi tim SAR gabungan usai ditemukan. insert keempat korban selamat usai kejadian. FOTO TABENGAN/TIO

#Niat Mancing, Kapal Karam Dihempas Gelombang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Setelah tiga hari dilaporkan tenggelam, Muhammad Akbar (20) korban kelotok tenggelam di Sungai Kahayan, Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, mengapung sekitar 500 meter dari titik kejadian dalam operasi pencarian hari ketiga, Senin (12/5) pukul 15.30 WIB.

Kepala Basarnas Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana melalui Kasubsi Operasi Maulana Abdillah, menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan, termasuk menggunakan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban.

Selain mengandalkan teknologi, tim SAR juga dibantu oleh BPBD, TNI-Polri, serta sejumlah relawan yang melakukan penyisiran secara manual di sepanjang aliran sungai.

“Kami berupaya meraih jasad korban untuk memastikannya. Ketika meraba, kami meraih kaki korban dimana korban ditemukan dengan kondisi tersangkut kayu,” ujarnya.

Kemudian, pencarian itu sempat menghadapi sejumlah kendala di lapangan, arus sungai yang deras serta visibilitas air yang sangat keruh membuat proses pencarian menjadi lebih sulit. Kondisi ini juga tidak memungkinkan untuk dilakukan penyelaman.

“Hambatannya kemarin karena arus masih sangat deras. Kemudian, visibilitas air yang keruh tidak memungkinkan untuk penyelaman. Namun, kami tetap mengoptimalkan pencarian di sekitar LKP (Last Known Position) dengan menggunakan rawai,” katanya.

Untuk memperluas cakupan pencarian, tim SAR sempat melakukan operasi di radius sekitar 4,5 kilometer dari titik lokasi kejadian.

“Untuk hari ini, kurang lebih 4,5 km radius pencariannya. Tadi sudah kita coba dari LKP, kemudian berputar sampai ke sana, tembus ke sungai terusan. Alhamdulillah korban ditemukan,” jelasnya.

Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Menteng XXI Kota Palangka Raya, untuk disemayamkan.

Sebelumnya, kecelakaan air terjadi di Sungai Kahayan, tepatnya di Pahandut Seberang, Palangka Raya, Sabtu (10/5) petang. Sebuah kelotok yang ditumpangi lima pemuda karam usai dihantam gelombang ketika hendak pergi memancing.

Lima pemuda tersebut yakni, Syahrudin (27), Adit (16), Johanes (18), Taufik (17) dan Akbar (21). Empat rekan korban berhasil selamat, namun Akbar menghilang.

Taufik, salah satu korban selamat mengatakan jika ia bersama empat rekannya bermaksud memancing. Namun kelotok yang ditumpangi dihempas gelombang sehingga karam.

“Kami sempat saling tolong saat kejadian. Namun tangan korban terlepas terus hilang. Kami berempat saling pegang untuk ke samping sungai. Tapi Akbar teman kami yang lepas tadi masih hilang,” tuturnya. dte