PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Aksi duel berdarah terjadi di Jalan Padat Karya I, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (26/5). Perkelahian menggunakan senjata tajam (Sajam) tersebut melibatkan menantu dan mertua.
Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Kumai Iptu Stefanus Rantealo, membenarkan atas kejadian tersebut. keduanya kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Kejadian berawal ketika Sukalim (mertua) mendatangi istrinya yang bernama Sunarti yang berjualan di Pasar Cempakai Kumai. Kedatangannya bermaksud mengajak rujuk setelah sempat mengalami masalah keluarga dan berpisah selama sebulan terakhir.
Agar tidak terjadi keributan di pasar, keduanya lalu bermaksud menyelesaikan masalah di rumah. sesampainya di rumah, Sunarti lalu mendatangi anaknya yang tinggal berdekatan.
“Tidak berlangsung lama, Yasir, suami dari anak Sukalim datang dan terjadi perkelahian yang menyebabkan keduanya terluka,” katanya.
Ia menerangkan, Yasir sempat pulang ke rumah dalam keadaan terluka dan dilarikan ke Klinik Permata Ibu Desa Kapitan, sedangkan Sukalim lari ke Polsek Kumai dalam keadaan luka di kepala bagian atas, pipi sebelah kanan dan dahi sebelah kiri.
“Akibat luka benda tajam, keduanya kini masih menjalani perawatan medis. Yasir terluka di bagian muka sebelah kiri, perut dan lengan sebelah kanan,” Ujar Stefanus Rantealo. c-uli





