DPRD MURUNG RAYA

Dewan Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Putusan MK

33
×

Dewan Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Putusan MK

Sebarkan artikel ini
Dewan Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Putusan MK
Wakil Ketua Komisi II DPRD Mura Johansyah

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID- Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan sejumlah putusan terkait permohonan sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Murung Raya (Mura). Wakil Ketua Komisi II DPRD Mura Johansyah meminta seluruh komponen masyarakat maupun pendukung masing-masing pasangan calon (paslon) kepala daerah tetap tenang dan menjaga kondusifitas

“Mura milik semua lapisan masyarakat. Pilkada sudah selesai dan sudah ada keputusan dari MK yang sudah final dan mengikat. Maka dari itu, semua elit politik baik paslon no urut 1 dan 2 mari bergandengan tangan untuk kemajuan Mura 5 tahun ke depan,” ajak Johansyah di Puruk Cahu pada Rabu (5/2).

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait dalam menciptakan kondisi yang aman dan damai pasca pilkada yang penuh dinamika. Menurutnya, rekonsiliasi adalah kunci untuk membangun dialog yang konstruktif antara pemangku kepentingan, mendorong elit politik untuk memberi contoh dalam rekonsiliasi kepada masyarakat. Upaya tersebut sebaiknya juga melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam proses penyembuhan luka sosial.

“Dalam proses tersebut terdapat peran penting instansi dan lembaga terkait dalam mendeteksi dini potensi konflik. Selain itu, lembaga-lembaga pemerintah perlu berperan aktif dalam memfasilitasi mediasi guna menjaga kedamaian,” ucapnya.

Ia mengingatkan tentang pentingnya pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai demokrasi, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat, sebagai landasan untuk menciptakan iklim yang kondusif dan damai.

“Peran masyarakat sangat vital, masyarakat harus sadar bahwa juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas sosial pasca pilkada,” ucap Johansyah.

“Selain itu, perlunya membangun komunikasi yang harmonis dengan lingkungan sekitar terutama pada pihak yang berbeda pandangan politik serta menghindari penyebaran hoaks” tambahnya.

Dengan langkah-langkah strategis yang jelas, Johansyah berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga perdamaian, bukan hanya di masa pasca pilkada, tetapi sepanjang waktu.

“Pemilu boleh usai, tetapi persatuan harus terus berjalan. Membangun negeri bukan tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab kita semua,” tutupnya. dre